Dedi Mulyadi Tawari Dua Pilihan Terkait Ijazah Siswa yang Ditahan
VISI.NEWS | BANDUNG - Persoalan ijazah siswa yang ditahan pihak sekolah di Jawa Barat masih menjadi perhatian Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi.
Dedi kembali menyampaikan terkait polemik ijazah siswa dan kali ini ia memberi dua pilihan kepada masyarakat Jawa Barat.
"Kita masih bicara persoalan ijazah yang masih ditahan dan jumlahnya semakin menyurut karena banyak yang sudah diberikan, tapi ada juga yang belum memberikan. Untuk itu saya ingin menyampaikan dua hal pada warga silakan mana yang lebih disukai oleh warga atau lebih rasional menurut warga," ujar Dedi Mulyadi dikutip dalam unggahan video akun Instagram @dedimulyadi71, Senin (3/2/2025).
Pria yang akrab disapa KDM itu memberi dua pilihan. Pertama, bantuan sebesar Rp600 miliar atau bisa jadi nanti bisa Rp650 miliar atau Rp700 miliar yang merupakan anggaran Provinsi Jawa Barat untuk bantuan sekolah diserahkan melalui sekolahnya masing- masing melalui rekening bendahara sekolah masing-masing.
Pilihan kedua adalah anggaran itu dirubah skemanya menjadi bantuan beasiswa untuk warga yang tidak mampu yang sekolah di sekolah swasta.
"Pilih di antara dua. Diberi bantuan sekolah swastanya atau diberi beasiswa bagi masyarakat miskin yang sekolah di sekolah swasta. Silakan seluruh warga Jawa Barat untuk memberikan pendapatnya," ungkap mantan bupati Purwakarta itu.
Pendapat masyarakat bisa disampaikan melalui kolom komentar akun Instagram Dedi Mulyadi. Setelah video diunggah banyak masyarakat yang memberikan pendapatanya.
Sebelumnya Dedi Mulyadi mengingatkan sekolah khususnya sekolah swasta yang ada di Jawa terkait dengan masalah ijazah siswa ditahan dan sampai saat ini masih ada yang belum menyerahkan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!