Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Dedi Mulyadi: APBD Jabar Rp31 T Tidak Sepenuhnya Bisa Digunakan

Desi Rossilawati
Rabu, 9 Juli 2025 | 18:00 WIB
Bagikan
Dedi Mulyadi: APBD Jabar Rp31 T Tidak Sepenuhnya Bisa Digunakan
VISI.NEWS | BANDUNG - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat tahun 2025 mencapai Rp31 triliun. Namun, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut, tidak seluruh dana tersebut bisa digunakan untuk program-program baru karena sepertiganya sudah terkunci untuk membayar utang dan kewajiban warisan masa lalu. "Banyak yang tanya, berapa anggaran Jabar tahun ini? Rp 31 triliun. Tapi jangan dikira semuanya bisa dipakai. Kami harus bayar dulu utang PEN, BPJS, operasional Kertajati, sampai Masjid Al Jabbar," ujar Dedi dalam keterangan resminya, Rabu (9/7/2025). Dedi menjelaskan, anggaran Rp 600 miliar dialokasikan untuk membayar utang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Rp 334 miliar untuk tunggakan iuran BPJS, Rp 60 miliar untuk biaya operasional Bandara Kertajati, dan sekitar Rp 40 miliar untuk operasional Masjid Al Jabbar. Selain itu, pemerintah provinsi juga masih memiliki beban untuk menebus ijazah siswa di sekolah swasta dengan total anggaran Rp 1,2 triliun. Hingga saat ini, separuh dari jumlah tersebut sudah dibayarkan melalui Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU). "Uangnya terbatas, tapi kebutuhan rakyat tetap harus dilayani. Jalan harus bagus, bencana harus ditangani, anak sekolah harus bisa lanjut, santri tetap dapat beasiswa. Itu komitmen saya," tegas Dedi. Dengan kondisi fiskal yang tertekan, Pemprov Jabar melakukan pengetatan belanja. Namun, Dedi memastikan langkah efisiensi ini tidak akan mengurangi layanan publik. "Mohon doa dari masyarakat. Kami akan terus bekerja meski dengan napas fiskal yang pendek," pungkasnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.