Dari Stek Jadi Hijau, Bibit Tanaman Bandung Diproduksi Sendiri
Kelurahan, kecamatan, maupun LPM dapat mengajukan permohonan tanaman sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Pengajuan dilakukan melalui surat, baik secara langsung maupun secara daring.
Setiap penyerahan tanaman juga dilengkapi dengan berita acara serah terima. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari administrasi sekaligus memastikan distribusi tanaman tercatat dengan baik.
Menariknya, tanaman yang diberikan kepada pemohon tidak dikenakan biaya. Namun, pemberian tersebut tetap mempertimbangkan ketersediaan tanaman dan kebutuhan utama Pemerintah Kota Bandung.
Prioritas UPT Pembibitan tetap diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tanaman bagi taman-taman yang berada dalam pengelolaan Pemkot Bandung.
Artinya, distribusi kepada wilayah dan masyarakat dilakukan setelah mempertimbangkan kebutuhan pemeliharaan taman kota. Dengan pola tersebut, keberadaan bibit diharapkan dapat mendukung penghijauan secara lebih luas tanpa mengurangi kebutuhan tanaman untuk ruang publik yang menjadi tanggung jawab pemerintah.
Proses pembibitan yang dilakukan secara mandiri juga memberikan manfaat dalam menjaga keberlanjutan pasokan tanaman. Tanaman yang dibutuhkan untuk penghijauan tidak sepenuhnya harus didatangkan dari luar karena dapat diperbanyak dari tanaman yang sudah tersedia di lingkungan Kota Bandung.
Dari satu tanaman, proses stek dapat menghasilkan bibit baru yang kemudian dirawat hingga siap ditanam. Bibit-bibit tersebut selanjutnya dapat menjadi bagian dari taman, median jalan, maupun penghijauan di kawasan trotoar.
Keberadaan UPT Pembibitan dengan demikian menjadi salah satu bagian yang bekerja di balik wajah hijau Kota Bandung. Ketika masyarakat melihat taman yang tertata atau median jalan yang dipenuhi tanaman, terdapat proses panjang mulai dari memilih bahan tanaman, melakukan stek, menyiapkan media tanam, merawat bibit, hingga mendistribusikannya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!