Dampak Gig Economy, Hidup Sebagai Pekerja Lepas di Malaysia Dieksploitasi dan Tak Dilindungi

ED
Rabu, 21 Februari 2024 | 07:25 WIB
Bagikan
Dampak Gig Economy, Hidup Sebagai Pekerja Lepas di Malaysia Dieksploitasi dan Tak Dilindungi

Meskipun platform-platform tersebut muncul di permukaan untuk menciptakan peluang kerja bagi orang-orang dari latar belakang berbeda, platform-platform tersebut berisiko meningkatkan kerentanan pekerja karena kesenjangan struktural dan kerentanan kronis.

Respons pemerintah Malaysia terhadap pandemi COVID-19 juga menyoroti betapa sulitnya pekerjaan manggung.

Pada bulan Agustus 2022, pengemudi pesan-antar makanan di Malaysia mengorganisir pemogokan yang diberi nama ‘Pemadaman Pengiriman Makanan’, menuntut perbaikan kondisi kerja, termasuk upah yang lebih baik, peningkatan tunjangan jaminan sosial, dan sistem aplikasi yang lebih baik.

Meskipun pemogokan ini mendapat perhatian luas dan sejalan dengan kekhawatiran yang lebih luas dalam industri ini, pemogokan tersebut gagal memberikan hasil yang menentukan. Pengoperasian platform ini tetap berjalan tanpa hambatan, hal ini menunjukkan perlunya organisasi yang lebih efektif di kalangan pekerja gig.

Hal ini menyoroti perlunya organisasi yang lebih kuat dan kohesif dalam komunitas pekerja gig, khususnya mengingat keterbatasan gerakan perlawanan tradisional dan asosiasi yang ada di Malaysia.

Saat ini terdapat beberapa asosiasi besar, seperti Persatuan Penghantar P-Hailing Malaysia dan Asosiasi Grab Drivers Malaysia, namun partisipasi tidak wajib. Selain itu, banyak komunitas dan pengemudi informal berada di luar organisasi-organisasi ini.

Kurangnya kohesi ini melemahkan tindakan kolektif dan dapat menyebabkan situasi seperti pemadaman listrik, dimana beberapa pengendara secara aktif berpartisipasi dalam boikot sementara yang lain tetap bekerja seperti biasa. Tanpa adanya kesatuan, akan sulit untuk memberikan tekanan yang berarti pada platform dan mencapai perubahan yang bertahan lama.

Saat ini, tidak ada definisi hukum yang jelas mengenai pekerja pertunjukan di Malaysia, yang secara luas didefinisikan sebagai seseorang yang bekerja sebagai pekerja lepas atau kontraktor independen.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.