Cak Imin Besok Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi di Kemenaker, Ini Kata Putri Gusdur
Ambivalen
Putri mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gusdur) Alisa Wahid bersikap ambivalen dalam menanggapi pemanggilan Cak Imin oleh KPK pascadeklarasi Cawapres Anies Baswedan.
"Saya ambivalen soal ini. Wajib memang bagi Negara utk memeriksa pihak2 yg terkait dg kasus korupsi yg menjahati rakyat.
"Di sisi lain, (walau saya bermasalah dg Cak Imin cs) saya tak ingin kontestasi politik menjadikan hukum sbg bahan jegal2an. Itu bahaya bagi masa depan bangsa," tulis Alisa dalam akun Twitternya @AlisaWahid.
Menurutnya, ia tidak setuju dengan cara jegal-jegalan karena menurutnya itu menggadaikan kedaulatan hukum di Indonesia.
"Ini bukan hanya kasus yg terkait ybs ya. Segala kasus siapapun yang diungkap untuk main jegal2an, saya tidak setuju. Itu menggadaikan kedaulatan hukum di Indonesia, hanya utk kepentingan 5 tahunan. Semoga tidak ada. kedip-kedip," ungkapnya.
Dinamika hari-hari ini, kata Alisa, sejatinya semakin membuktikan apa yang disampaikan #GusDur di tahun 2002 ini. "Kita bukan sibuk mencari pemimpin bangsa, tapi hanya pertarungan mendapat kekuasaan belaka, " tulisnya.
Alisa melanjutkan tweetnya, "Walaupun cs-nya Cak Imin meremehkan gusdurian yang katanya cuma 150 orang aja, setidaknya kami keukeuh mengambil keteladanan #GusDur utk bersikap adil & memikirkan Indonesia, tidak mikir hanya balas dendam, & tidak menggadaikan ideologi demi jabatan & kekuasaan, " ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!