Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Mediasi Qatar Picu Harapan Redanya Ketegangan AS-Iran 5 Aug 2026 Febrie Adriansyah Ajukan Dua Gugatan Praperadilan atas Status Tersangka 5 Aug 2026 Rakornas Dukcapil Perkuat Sinergi Layanan Administrasi Kependudukan Nasional 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Bus "Shalawat" dan Petugas Siap Layani Jemaah di Mekah

ED
Selasa, 14 Juni 2022 | 07:25 WIB
Bagikan
Bus "Shalawat" dan Petugas Siap Layani Jemaah di Mekah
VISI.NEWS | MEKAH - Jemaah haji Indonesia hari Minggu (12/6) mulai diberangkatkan dari Madinah menuju Mekah. Berangkat dari Madinah pukul 16.00, kloter pertama Embarkasi Solo (SOC 1) dan Embarkasi Jakarta - Pondok Gede (JKG 1) tiba di Mekah pada pukul 22.00 waktu Arab Saudi. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menyiapkan layanan Bus Shalawat yang akan mengantar jemaah dari hotel di Mekah menuju Masjidilharam, pergi pulang (PP). Layanan ini beroperasi selama 24 jam secara shuttle untuk memudahkan jemaah dalam menjalani ibadah. “Kita baru saja melakukan simulasi angkutan Shalawat di depan Kantor Daerah Kerja Mekah menuju Terminal Jiad. Kita cek juga jalur layanan dari Terminal Jiad menuju Misfalah. Kita juga tinjau kesiapan Terminal Syib Amir. Insyaallah, Bus Shalawat dan petugas siap sambut dan layani jemaah di Mekah,” jelas Kepala Daker Mekah Muhammad Khanif di Misfalah - Mekah, Minggu (12/6/2022), dilansir dari halaman Kemenag RI. Hadir, Kabid Transportasi Sutikno, Kepala Seksi Transportasi Daker Makkah Asep Subhana, dan seluruh petugas transportasi yang akan melayani jemaah selama berada di kota Mekah. "Layanan ini disiapkan untuk jemaah selama di Mekah. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya lagi," sambung Khanif. Ada enam unit Bus Shalawat yang disiapkan dalam simulasi ini. Keenam bus tersebut telah dipasang stiker bertuliskan “Indonesia”. Menurut Khanif, ada 204 bus yang disediakan pada musim haji 1443 H/2022 M. Bus ini akan dioperasikan secara bertahap sesuai dengan rasio jumlah jemaah yang telah tiba di Makkah. "Bus Shalawat beroperasi 24 jam. Pada posisi puncak, saat seluruh jemaah sudah di Mekah, 204 Bus Shalawat siap antar jemput jemaah Indonesia dari hotel ke Masjidilharam," tegasnya. Kabid Transportasi Sutikno menjelaskan, ada lima rute Bus Shalawat di Mekah sesuai wilayah hotel jemaah dengan tiga terminal, yaitu: Syib Amir, Bab Ali, dan Jiad. Rute pertama, Mahbas Jin - Bab Ali. Sebanyak 16 bus disiapkan untuk melayani 19.288 yang tersebar di enam hotel di wilayah Mahbas Jin. Ada tiga halte pemberhentian yang telah disiapkan. "Rute ini merupakan rute bersama. Setiap negara yang jemaahnya melalui rute ini harus menyiapkan bus. Dan bus yang melalui jalur ini, bisa digunakan seluruh jemaah haji dari berbagai negara," terangnya. Kedua, rute Syisyah - Syib Amir. Ada 29 bus yang disiapkan untuk melayani 11.428 jemaah yang tinggal di 9 hotel wilayah Syisyah. Di sini disiapkan tiga halte pemberhentian. Ketiga, rute Raudhah - Syieb Amir. Total ada 53 bus untuk 21.015 jemaah yang tinggal di 6 hotel wilayah Raudhah, dengan lima halte pemberhantian. Keempat, rute Jarwal - Syieb Amir. Rute ini akan melayanu 24.904 jemaah yang tinggal di dua hotel wilayah Jarwal. Total ada 62 bus dengan dua halte. Kelima, rute Misfalah - Jiad. Rute ini melayani 17.550 jemaah. Mereka tinggal di 13 hotel wilayah Misfalah dengan tujuh halte pemberhantian. "Bus berkapasitas sekitar 70 penumpang, dilengkapi air conditioner (AC), tombol darurat pembuka pintu, GPS, serta alat pemecah kaca," jelasnya. Kasi Transportasi Daker Mekah Asep Subhana menambahkan, untuk memudahkan jemaah mengenali, setiap bus dipasang stiker dengan desain dan warna yang berbeda-beda. Stiker itu berisi informasi rute, nomor rute, dan warna rute. Stiker rute Mahbas Jin - Bab Ali berwarna putih dengan nomor 1. Rute Syisyah - Syib Amir warna biru dengan nomor 2. Rute Raudhah - Syib Amir stiker warna hijau dengan nomor 3. Rute Jarwal - Syib Amir warna hitam dengan nomor 4. Dan, rute Misfalah - Jiad, stiker warna cokelat dengan nomor 5. "Format stiker ini dibuat untuk memudahkan jemaah. Jika ada jemaah yang tidak bisa membaca tulisan rute, bisa mengingat nomor atau warna," terang Asep. "Setiap jemaah juga dibekali kartu yang sama dengan stiker Bus Shlawat-nya," sambungnya. Meski jumlah Bus Shalawat yang disediakan sudah cukup banyak, untuk menghindari penumpukan penumpang, Asep mengimbau jemaah untuk dapat datang lebih dini bila ingin salat fardu di Masjidilharam. Menurutnya, kepadatan di Mekah akan meningkat hingga puncak haji seiring terus berdatangannya jemaah haji dari berbagai negara. “Mendekati puncak haji, saat ingin salat berjemaah di Masjidilharam, jemaah agar datang lebih dini, jangan mendekati waktu azan sehingga tidak berebut dengan jemaah lain dan nyaman di Masjidilharam,” pesan Asep. Hal ini juga bertujuan untuk menghindari terjadinya kemacetan di jalur menuju terminal. Begitu juga ketika ingin kembali ke pemondokan usai salat fardu, Asep mengimbau jemaah agar dapat bergiliran meninggalkan Masjidilharam. "Dalam kondisi normal, interval jarak menunggu kedatangan bus pada rentang 5 - 10.menit. Namun, dalam kondisi padat, utamanya jelang puncak haji, kita targetkan tidak lebih 30 menit. Kita sudah siapkan skema, jika halte penuh, petugas akan meminta informasi ke terminal agar bus yang terparkir bisa segera meluncur," tandasnya. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.