Bulog Pastikan Stok Aman, SPHP Jabar Dimulai dengan 209 Ribu Ton Beras
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 15 Juli 2025 | 19:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Perum Bulog mulai mendistribusikan sebanyak 209.165 ton beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk wilayah Jawa Barat. Penyaluran ini berlangsung pada periode Juli hingga Desember 2025 dengan harga jual Rp12.500 per kilogram.
Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Barat, Mohamad Alexander, menjelaskan bahwa SPHP merupakan langkah strategis pemerintah untuk menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.
“Program SPHP Beras ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras. Kami siap menyalurkan sesuai target dan memastikan beras tersedia di seluruh Jabar,” ujar Alexander, Selasa (15/7/2025).
Beras SPHP dikemas dalam ukuran 5 kg dan dijual melalui berbagai jalur distribusi, mulai dari pengecer di pasar rakyat, koperasi desa atau kelurahan Merah Putih, outlet pangan binaan pemerintah daerah, hingga Gerakan Pangan Murah (GPM).
Alexander memastikan, stok cadangan beras pemerintah (CBP) di Jawa Barat saat ini mencapai 632.907 ton, tersimpan di 39 gudang Bulog yang tersebar di 8 kantor cabang. Jumlah ini dinilai cukup untuk mendukung distribusi SPHP hingga akhir tahun.
Ia memastikan beras SPHP berasal dari gabah petani lokal yang diserap pemerintah.
Untuk menjamin penyaluran tepat sasaran, Bulog Jabar berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Satgas Pangan, serta instansi terkait. Pengawasan dilakukan agar program berjalan transparan dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Secara nasional, Badan Pangan Nasional (NFA) menugaskan Bulog menyalurkan total 1,3 juta ton beras SPHP dalam enam bulan ke depan, dengan alokasi terbesar di Jawa Barat sebanyak 209.165 ton. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!