Bukan Cuma Penghasilan, Ini Cara BPS Menentukan Desil DTSEN

Desi Rossilawati
Senin, 24 Agustus 2026 | 15:41 WIB
Bagikan
Bukan Cuma Penghasilan, Ini Cara BPS Menentukan Desil DTSEN

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti./visi.news/ist.

VISI.NEWS – Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan cara menentukan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi perhatian masyarakat. BPS menegaskan, penentuan desil tidak hanya berdasarkan penghasilan, kepemilikan barang, daya listrik, pekerjaan, atau satu indikator tertentu.

Desil merupakan informasi dalam DTSEN yang digunakan untuk mengelompokkan keluarga berdasarkan posisi relatif tingkat kesejahteraannya. Keluarga diperingkatkan berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi, kemudian dibagi menjadi 10 kelompok yang masing-masing mencakup sekitar 10 persen keluarga.

Dalam pemeringkatan tersebut, desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan angka desil harus dipahami sebagai pemeringkatan relatif antara satu keluarga dengan keluarga lainnya.

"Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibandingkan keluarga lainnya berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi," kata Amalia dalam keteranganya dikutip, Senin (24/8/2026).

Menurut Amalia, desil bukan ukuran absolut kemiskinan maupun ukuran nominal pendapatan atau kekayaan suatu keluarga. Misalnya, keluarga yang berada pada desil 3 berarti masuk kelompok ketiga dari 10 kelompok dalam pemeringkatan kesejahteraan relatif.

Keluarga yang berada dalam desil yang sama juga tidak selalu memiliki pendapatan, pengeluaran, maupun kondisi sosial ekonomi yang identik.

Faktor yang Menentukan Desil

BPS menyebut pemeringkatan desil mempertimbangkan berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama, di antaranya kondisi perumahan, sumber air minum, bahan bakar dan energi untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, serta disabilitas.

Halaman :

Tags:

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.