Buat Indonesia Bangga, Anak Muda Bawa Produk Lokal ke Pasar Internasional. Ini Caranya!
Sejak tahun 2019, Kevin ikut serta dalam Program Ekspor Shopee ke Singapura dan Thailand. Sejak saat itu Kevasco mencatatkan perkembangan yang sangat baik. Hingga kini, 20-25% omzet penjualan dari Shopee berasal dari ekspor.
Diakui Kevin, ada banyak hal yang ia dapatkan dari bergabung di program ekspor ini. Oleh karenanya, Kevin ingin terus menjadikan ekspor sebagai fokus untuk terus melakukan ekspansi market.
Kreatif dan Berani Mencoba
Terakhir ada Pocut Yasmine (25) yang merintis usaha sejak bangku kuliah. Dengan berbekal kemampuan photoshop, ia menjual berbagai macam stiker, pin, dan printables lainnya sambil menyelesaikan kuliahnya di jurusan arsitektur.
Yasmine mulai membuka toko di e-commerce Shopee sejak tahun 2018. Sejak saat itu pula ia mendedikasikan seluruh waktunya agar produknya yang ia namakan Tameeca bisa berekspansi ke pasar global.
Kini, Yasmine tengah mengembangkan pangsa pasar ekspor Tameeca di Singapura, Malaysia, dan Thailand. Ia melakukannya dengan memasang iklan di Instagram di ketiga negara tetangga tersebut. Dari hasil iklan tersebut, banyak konsumen yang kemudian menanyakan produk yang ia jual dan melakukan pembelian melalui e-commerce Shopee.

Sebelum menjual di Shopee, Yasmine pernah mencoba ekspor secara mandiri setelah menerima pesanan melalui Instagram. Namun upaya itu malah menjadikan banyak calon pembeli membatalkan pesanan karena meningkatnya biaya ongkos kirim.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!