Buat Indonesia Bangga, Anak Muda Bawa Produk Lokal ke Pasar Internasional. Ini Caranya!
- Buktikan komitmen Sumpah Pemuda dengan aksi nyata, tiga muda-mudi bawa karya lokal ke mancanegara. Sukses tembus ekspor bersama Shopee, produk asli Indonesia ternyata sangat diminati di Singapura, Malaysia, hingga Thailand.
VISI.NEWS | JAKARTA - Peringatan hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap tanggal 28 Oktober 2021, dimaknai dengan tekad dan semangat pemuda dalam memerdekakan bangsa Indonesia. Di masa pandemi saat ini, khususnya menggambarkan semangat partisipasi kaum muda untuk bangkit melawan pandemi Covid-19 sekaligus mewujudkan pertumbuhan ekonomi dengan spirit kewirausahaan pemuda.
Ada beragam cara membuktikannya, seperti yang ditunjukkan oleh 3 anak muda asli Indonesia dalam kesuksesannya membawa produk lokal ke pasar internasional. Ketiga pemuda tersebut antara lain Monica Amadea (25), Kevin Naftali (28), dan Pocut Yasmine (25). Mereka yang berani mendirikan usaha di usia muda, hingga kini berhasil mendunia.
Apa rahasianya?
Konsisten dan Kerja Keras
Monica Amadea (25) memilih berwirausaha produk fesyen wanita dengan label Monomolly, sejak usianya masih sangat muda. Ia mulai berwirausaha di usia 20 tahun, ketika muncul tuntutan harus membiayai kuliahnya sendiri tanpa bantuan orang tua.
Perempuan lulusan jurusan Hubungan Internasional ini mengaku awalnya tidak mudah, Monica harus mempelajari bisnis secara otodidak hingga akhirnya berhasil membuat produk bajunya sendiri. Monica kemudian bisa menggali potensi produknya dan menemukan keistimewaan pada pilihan pakaian perempuan yang inklusif bagi semua ukuran tubuh.
Puncaknya adalah pada tahun 2017 ketika Monica dibanjiri permintaan pembelian setelah mulai menjual produknya di platform e-commerce Shopee. “Masuk ke dalam platform digital untuk mengembangkan bisnis menjadi salah satu pilihan terbaik buat kemajuan bisnis saya,” jelas Monica.

Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!