Festival Al Jabbar Dimatangkan, Kolaborasi Lintas Kampus dan Budayawan Menguat 30 Jul 2026 GAC Rayakan 30 Juta Pemilik Global, Tebar Harga Spesial Mobil Listrik di GIIAS 2026 30 Jul 2026 Bandung Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, BMKG Imbau Warga Siapkan Payung 30 Jul 2026 Jadwal Piala AFF 2026: Indonesia Tantang Timor Leste 29 Jul 2026 Persebaya Unggul 1-0 atas PSMS Lewat Sundulan Yuran 29 Jul 2026 Warga Kuningan Temukan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan 29 Jul 2026 Igor Tolic Puji Penampilan Gemilang Pemain Muda Persib 29 Jul 2026 FK PKBM Kota Bandung Tingkatkan Literasi di Pendidikan Nonformal 29 Jul 2026 Bandung Utama Job Fair 2026 Hadirkan 3.019 Lowongan Kerja 29 Jul 2026 Jelang El Nino 2027, Masyarakat Sipil Desak Bank Hentikan Pembiayaan Perusak Hutan 29 Jul 2026 Festival Al Jabbar Dimatangkan, Kolaborasi Lintas Kampus dan Budayawan Menguat 30 Jul 2026 GAC Rayakan 30 Juta Pemilik Global, Tebar Harga Spesial Mobil Listrik di GIIAS 2026 30 Jul 2026 Bandung Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, BMKG Imbau Warga Siapkan Payung 30 Jul 2026 Jadwal Piala AFF 2026: Indonesia Tantang Timor Leste 29 Jul 2026 Persebaya Unggul 1-0 atas PSMS Lewat Sundulan Yuran 29 Jul 2026 Warga Kuningan Temukan Jasad Bayi Membusuk di Perkebunan 29 Jul 2026 Igor Tolic Puji Penampilan Gemilang Pemain Muda Persib 29 Jul 2026 FK PKBM Kota Bandung Tingkatkan Literasi di Pendidikan Nonformal 29 Jul 2026 Bandung Utama Job Fair 2026 Hadirkan 3.019 Lowongan Kerja 29 Jul 2026 Jelang El Nino 2027, Masyarakat Sipil Desak Bank Hentikan Pembiayaan Perusak Hutan 29 Jul 2026

BI Rate dan Sinergi Kebijakan Perkuat Rupiah

Desi Rossilawati
Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:58 WIB
Bagikan
BI Rate dan Sinergi Kebijakan Perkuat Rupiah

Nilai tukar rupiah./visi.news/shutterstock.

Ia menambahkan, data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan turut memperkuat dolar sebagai aset aman (safe haven), sehingga menekan mata uang negara berkembang termasuk rupiah.

Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas Ibrahim Assuaibi juga menilai kebijakan suku bunga tinggi AS serta kenaikan harga minyak dunia turut memberi tekanan pada rupiah. Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan dolar untuk impor energi dan memperlebar tekanan neraca transaksi berjalan.

Dari dalam negeri, ia menyoroti inflasi, penyempitan surplus perdagangan, hingga perubahan outlook utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody’s sebagai faktor tambahan yang membebani pasar.

BI Rate dan Dampaknya ke Ekonomi

Di sisi lain, kenaikan BI-Rate dinilai membantu stabilitas rupiah dan menarik investor ke instrumen obligasi domestik. Namun, Ibrahim mengingatkan dampaknya terhadap suku bunga kredit masyarakat.

“BI membantu pemerintah agar lelang obligasi laku di pasar. BI menaikkan suku bunga acuan 5,5% mendorong imbal hasil obligasi tenor 10 tahun naik menjadi 7,4%,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan suku bunga juga berpotensi menekan daya beli masyarakat karena berdampak pada bunga kredit seperti KPR dan kredit kendaraan.

Prospek Rupiah ke Depan

Bank Indonesia menegaskan akan terus menjaga stabilitas nilai tukar melalui intervensi pasar dan koordinasi dengan pemerintah.

“Dengan berbagai perkembangan di atas, diyakini rupiah akan terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat menuju ke level fundamentalnya,” kata Destry.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.