Bekerja Tak Didagji, Pemilik Salon Dibunuh Karyawan Gunakan Cobek
VISI.NEWS | BEKASI - Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidioan Aris Setyawan didampingi Kasat Reskrim AKBP Aris Timang memimpin rilis ungkap kasus pembunuhan pemilik salon yang terjadi di Kp. Sukamantri, Desa Sukaraya, Cikarang Utara, Sabtu (08/10/2022).
"Saat ini kami rilis pengungkapan pelaku pembunuhan pemilik salon yang sempat viral di Medsos,” kata Gidion, dilansir dari laman resmi Polres Metro Bekasi.
Ia mengatakan, pelaku berinesial (BD) ia adalah orang dekat korban (karyawan korban) yang notabene orang yang kesehariannya bersama korban. Ia nekat membunuh korban akibat sakit hati atas perkataan korban.
"Pelaku tega membunuh karena perkataan kasar dari si korban,” ujarnya.
Gidion mengungkapkan, saat sedang tertidur korban dipukul menggunakan benda tumpul (cobek) sebanyak 3 kali pada bagian kepala dan wajah korban.
"Korban kehilangan nyawa usai dihantam dengan benda tumpul di bagian kepala dan wajah korban,” tuturnya.
Ia menceritakan, awalnya pelaku (BD) sempat dijanjikan korban dengan gaji sebesar 500 ribu dan uang harian 50 ribu namun tidak terealisasi.
"Selama bekerja, BD tidak digaji oleh korban,” ucapnya.
Pelaku diamankan dalam waktu 2x24 jam di Mandailing Natal. Selain itu penyidik juga mengamankan 2 unit Handphone, 1 bilah cobek ukuran besar dan beberapa gembok.
“Barang bukti juga kami amankan,” tukasnya.
Akibat perbuatannya, pelaku (BD) dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider pasal 338 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. @fen
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!