VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Pelaku Perusakan Dapur MBG di Sukabumi Masih Dalam Pengejaran 7 Aug 2026 Polisi Tangkap Oknum Kades di Sukabumi Karena Kasus Dugaan Narkotika 7 Aug 2026 VISI | Khidmah Strategis Muktamar NU 7 Aug 2026 Bandung-Lampung Kembali Terhubung, Wings Air Resmi Buka Penerbangan Perdana dari Bandara Husein 7 Aug 2026 BMKG: Bandung pada Jumat (7/8/2026) Cerah Berawan, Suhu Capai 31 Derajat 7 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | 4 Hal yang Menghalangi Terkabulnya Doa Seorang Muslim 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026 7 Aug 2026 Pelaku Perusakan Dapur MBG di Sukabumi Masih Dalam Pengejaran 7 Aug 2026 Polisi Tangkap Oknum Kades di Sukabumi Karena Kasus Dugaan Narkotika 7 Aug 2026

Bawaslu Minta Pembenahan Sirekap untuk Pilkada 2024

ED
Senin, 15 Juli 2024 | 13:00 WIB
Bagikan
Bawaslu Minta Pembenahan Sirekap untuk Pilkada 2024

VISI.NEWS | JAKARTAAnggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Herwyn J.H. Malonda, berharap penggunaan Sistem Informasi Rekapitulasi atau Sirekap pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 dilakukan sebaik mungkin agar tidak menimbulkan disinformasi yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Ia menekankan pentingnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk membenahi sistem pada aplikasi Sirekap sebelum digunakan untuk Pilkada 2024.

"Mudah-mudahan kawan-kawan KPU tujuan awalnya baik, tetapi harus dibarengi dengan perbaikan sistem," ujar Herwyn di Kantor Bawaslu RI, Jakarta pada Ahad, 14 Juli 2024 seperti dikutip Antara.

Herwyn menegaskan bahwa penggunaan Sirekap secara substansial bertujuan baik demi keterbukaan dan transparansi dalam penghitungan suara pemilu. Menurutnya, Sirekap diharapkan dapat membantu dalam menyediakan informasi yang transparan dan mencegah terjadinya kecurangan dalam proses pemilu.

"Kami kan awalnya berpikir dan berharap Sirekap itu sebenarnya membantu kita semua dalam sisi informasi, informasi terkait dengan data. Akan tetapi, yang paling penting juga sebenarnya, dengan transparansi yang ada, itu mencegah adanya kecurangan," tuturnya.

Herwyn juga menambahkan bahwa Sirekap akan membantu Bawaslu dalam melaksanakan fungsi pengawasan terkait tahapan hasil pemilu, sehingga dapat memastikan bahwa hasil pemilihan sesuai dengan ketentuan yang ada.

KPU Memastikan Penggunaan Sirekap di Pilkada 2024

Sebelumnya, pelaksana tugas (Plt) Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, telah memastikan penggunaan Sirekap pada Pilkada 2024. "Insyaallah kami pakai dengan catatan evaluasi yang sudah-sudah mana yang harus diperbaiki dan seterusnya," ujarnya pada Jumat, 12 Juli 2024.

Afifuddin menyebutkan bahwa penggunaan Sirekap pada Pilkada Serentak 2024 akan memperhatikan evaluasi dari penggunaan sebelumnya, dengan tujuan agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Dia menegaskan bahwa semangat KPU adalah tetap menggunakan Sirekap dengan berbagai perbaikan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan.

"Semangat kami sebenarnya tetap menggunakan dengan beberapa perbaikan dan perubahan sesuai dengan kebutuhan. Catatannya tidak mengganggu atau tidak membuat kebisingan di tengah masyarakat," katanya.

Dia juga menyebutkan bahwa perbaikan Sirekap akan melalui sesi konsultasi dan pembahasan bersama Komisi II DPR RI, agar sistem dapat digunakan dengan lebih baik pada Pilkada 2024.

IDEA Mendorong Pembenahan Sirekap

Senior Programme Manager The International Institute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA), Adhy Aman, turut mendorong KPU untuk membenahi Sirekap menjelang Pilkada 2024. Menurutnya, pembenahan perlu dilakukan mengingat kekacauan penggunaan Sirekap saat Pemilu 2024.

"Besar kemungkinan Sirekap belum bisa diterapkan secara optimal pada 2024," kata Adhy saat menghadiri acara bertajuk ‘Sirekap di Pemilu 2024: Evaluasi dan Rekomendasi untuk Pilkada 2024’ di Jakarta Pusat, Sabtu, 6 Juli 2024.

Adhy memberikan sejumlah rekomendasi pembenahan yang dapat dilakukan KPU atas Sirekap. Pertama, transparansi konsep dan rancangan aplikasi yang akan digunakan. Dia menekankan pentingnya KPU untuk transparan mengenai rencana dan seluk-beluk sistem yang akan digunakan.

"KPU hendaknya transparan dengan rencana dan seluk beluk sistemnya," ucapnya.

Selain itu, Adhy merekomendasikan agar KPU melakukan uji coba aplikasi secara berulang sebelum digunakan. Uji coba ini penting untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan sistem yang pernah dialami Sirekap dalam penghitungan suara pemilu sebelumnya.

Adhy juga menyarankan agar petugas penyelenggara pilkada di setiap wilayah mendapatkan pelatihan mengenai Sirekap jauh-jauh hari sebelum penghitungan suara dilakukan. Namun, jika masih ditemukan masalah, KPU tidak perlu memaksakan penggunaan Sirekap.

"Adanya pengakuan dan kesadaran (KPU) bahwa Sirekap masih akan belum siap menjadi alat bantu yang resmi, apalagi untuk menggantikan proses manual," kata Adhy.

@shintadewip

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.