Insan Pers Laporkan Hotman Paris ke DPN, Sirait & Co Minta Penegakan Kode Etik 22 Jul 2026 Polisi Dalami Penyebab Ledakan Rumah Grand Polonia Medan 22 Jul 2026 Daftar 5 Negara dengan Harga LPG Termahal dan Termurah 22 Jul 2026 Dua WNI Disandera di Myanmar, Sarifah Minta Keselamatan Diutamakan 22 Jul 2026 Profil Kuntadi, Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah 22 Jul 2026 Prabowo Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia 22 Jul 2026 Rupiah Melemah Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed 22 Jul 2026 Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional 22 Jul 2026 Daftar Pejabat Baru Kejagung: Wakil Jaksa Agung hingga Jampidsus 22 Jul 2026 Tantri Kotak Syok Dipeluk Penonton Saat Manggung di Ciletuh 22 Jul 2026 Insan Pers Laporkan Hotman Paris ke DPN, Sirait & Co Minta Penegakan Kode Etik 22 Jul 2026 Polisi Dalami Penyebab Ledakan Rumah Grand Polonia Medan 22 Jul 2026 Daftar 5 Negara dengan Harga LPG Termahal dan Termurah 22 Jul 2026 Dua WNI Disandera di Myanmar, Sarifah Minta Keselamatan Diutamakan 22 Jul 2026 Profil Kuntadi, Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah 22 Jul 2026 Prabowo Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia 22 Jul 2026 Rupiah Melemah Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed 22 Jul 2026 Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional 22 Jul 2026 Daftar Pejabat Baru Kejagung: Wakil Jaksa Agung hingga Jampidsus 22 Jul 2026 Tantri Kotak Syok Dipeluk Penonton Saat Manggung di Ciletuh 22 Jul 2026

Barista Hong Kong Juara Dunia, Kreasi Kopi Mangga Ketan Taklukkan Bangkok

ED
PN
Jumat, 5 Juni 2026 | 05:41 WIB
Bagikan
Barista Hong Kong Juara Dunia, Kreasi Kopi Mangga Ketan Taklukkan Bangkok

Eloise Dubuisson, General Manager of Food Service Brands, Kerry Asia Pacific, Middle East & Africa, dan Hasting Ng dari Hong Kong meraih gelar Global Champion DaVinci Gourmet Barista Craft Championship 2025–2026. /visi.news/ist

VISI.NEWS | BANGKOK – Ajang bergengsi DaVinci Gourmet Barista Craft Championship 2025–2026 resmi menobatkan barista asal Hong Kong, Hasting Ng, sebagai Juara Dunia setelah tampil memukau pada babak final global yang digelar dalam rangkaian World of Coffee Bangkok 2026 di Thailand.

Kemenangan tersebut mengukuhkan Hasting Ng sebagai barista terbaik dunia tahun ini setelah berhasil mengungguli finalis dari Brasil, Yasmim Rodrigues Sarandy da Silva, dan wakil Turki, Çetin Alpay Başkan, dalam kompetisi yang mengusung tema “Espresso Your Flavour”.

Kompetisi internasional ini tidak hanya menilai kemampuan teknis dalam meracik kopi, tetapi juga menantang para peserta untuk mengekspresikan identitas, budaya, dan perjalanan hidup mereka melalui kreasi minuman yang inovatif.

Merayakan Identitas Lewat Secangkir Kopi

Berbeda dengan kompetisi barista pada umumnya, DaVinci Gourmet Barista Craft Championship tahun ini memberikan ruang lebih luas bagi peserta untuk menggabungkan kreativitas, cerita personal, dan cita rasa lokal ke dalam setiap sajian.

Para finalis memanfaatkan berbagai varian sirup dan bahan premium dari DaVinci Gourmet untuk menciptakan minuman yang merepresentasikan akar budaya mereka masing-masing.

General Manager Food Service Brands Kerry Asia Pacific, Middle East & Africa, Eloise Dubuisson, mengatakan bahwa kompetisi tahun ini menunjukkan bagaimana kopi telah berkembang menjadi medium ekspresi diri.

“Hari ini kami tidak hanya menyaksikan keterampilan teknis, tetapi juga identitas. Para finalis menunjukkan bahwa masa depan industri kopi sangat personal dan penuh kreativitas. Mereka menetapkan standar baru dalam inovasi minuman,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Kamis (4/6/2026).

Mango Sticky Rice Antar Hasting Ng ke Puncak Dunia

Penampilan Hasting Ng berhasil mencuri perhatian dewan juri melalui dua kreasi unik yang menggabungkan teknik tinggi dengan kekayaan rasa Asia.

Minuman pertama bertajuk “Non-Alcoholic Mulled Wine” memadukan kopi filter Columbine Las Flores dengan sirup Spiced Chai dan Blue Ocean dari DaVinci Gourmet, menghasilkan karakter rasa kompleks yang hangat dan kaya rempah.

Namun sajian kedua menjadi penentu kemenangan. Kreasi berjudul “Mango Sticky Rice” menghadirkan interpretasi modern dari salah satu hidangan penutup paling ikonik di Asia Tenggara.

Menggunakan espresso hasil proses co-fermentation yang disajikan dingin, Hasting memadukannya dengan sirup pandan dan leci untuk menghadirkan sensasi rasa yang terinspirasi langsung dari ketan mangga khas Thailand.

“Menjadi juara dunia di Bangkok merupakan pencapaian luar biasa bagi saya. Kemenangan ini membuktikan bahwa kesederhanaan sering kali menghasilkan sesuatu yang terbaik. Dengan bahan berkualitas dan beragam pilihan rasa dari DaVinci Gourmet, kita tidak perlu membuat sesuatu yang terlalu rumit untuk menciptakan minuman kelas dunia,” kata Hasting.

Ia mengaku sengaja memilih inspirasi ketan mangga sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya kuliner Asia Tenggara.

“Saya ingin membawa cita rasa Thailand ke atas panggung dunia dan saya senang karena para juri bisa merasakan cerita yang saya sampaikan melalui minuman tersebut,” tambahnya.

Wakil Brasil Tampilkan Warisan Budaya Amerika Latin

Posisi runner-up pertama diraih oleh Yasmim Rodrigues Sarandy da Silva dari Brasil.

Yasmim menghadirkan dua kreasi yang sarat nuansa Amerika Latin, yaitu “La Cura” dan “Abuela”.

La Cura menggabungkan espresso dan teh dengan sentuhan mint serta sirup Lemonade dan Ginger, menciptakan profil rasa yang segar sekaligus kompleks.

Sementara Abuela menghadirkan kombinasi unik jus wortel dan bit yang dipadukan dengan sirup Blood Orange dan Almond dalam sajian berkarbonasi.

Menurut Yasmim, kompetisi ini menjadi pengalaman berharga yang mempertemukannya dengan berbagai budaya kopi dunia.

“Perjalanan ini memberikan banyak pelajaran dan pertukaran budaya yang luar biasa. Saya bangga dapat memperkenalkan konsep minuman dari negara saya di panggung internasional,” ujarnya.

Barista Turki Tampil Berani dengan Sentuhan Savory

Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh wakil Turki, Çetin Alpay Başkan, yang tampil berani dengan konsep minuman bercita rasa gurih.

Kreasi pertamanya, “Aegean Breeze”, mengombinasikan teh basil ungu dengan sirup Forest Berries dan saus Cheesecake.

Sedangkan minuman kedua bertajuk “Pink Panther” menghadirkan cold brew yang dipadukan dengan sirup Pink Guava serta saus rasa susu kental manis.

Menurut Çetin, kesempatan tampil di tingkat dunia menjadi pengalaman yang mengubah hidupnya.

“Mewakili Turki dan bertukar ide dengan para juri serta barista terbaik dunia adalah pengalaman yang sangat berharga. Kompetisi ini membantu meningkatkan kemampuan teknis dan kreativitas saya,” katanya.

Dinilai Juara Dunia Barista 2024

Babak final global menghadirkan jajaran juri papan atas dunia kopi.

Salah satunya adalah Mikael Jasin, Juara Dunia Barista 2024, yang bertindak sebagai sensory judge.

Selain Mikael, kompetisi juga menghadirkan:

  • Edward Choo (Founder Toothless Coffee)
  • Sarawut “Bank” Manngan (Juara Latte Art Thailand tiga kali)
  • Shanya “Kath” Taratikundech (Founder Promchim Coffee Academy)

Menurut Mikael Jasin, tema “Espresso Your Flavour” memberikan ruang bagi peserta untuk mengangkat kekayaan budaya daerah masing-masing ke level global.

“Saya mencari bagaimana para barista menerjemahkan cita rasa khas daerah mereka menjadi pengalaman kopi yang relevan secara internasional. Setiap finalis membawa kreativitas luar biasa yang lahir dari perjalanan panjang mereka,” ujar Mikael.

Industri Kopi Kian Mengedepankan Kreativitas

Kejuaraan ini sekaligus menunjukkan bagaimana industri kopi global terus berkembang dari sekadar menyajikan minuman menjadi sarana ekspresi budaya dan kreativitas.

Melalui DaVinci Gourmet Barista Craft Championship, para barista didorong untuk mengeksplorasi identitas mereka sendiri dan menghadirkannya dalam bentuk rasa yang dapat dinikmati oleh masyarakat dunia.

Dengan kemenangan Hasting Ng di Bangkok, DaVinci Gourmet menegaskan komitmennya untuk terus mendukung generasi baru inovator kopi dunia melalui penyediaan platform kompetisi, pengembangan keterampilan, serta eksplorasi cita rasa yang semakin beragam.

Kemenangan tersebut sekaligus menandai lahirnya standar baru dalam dunia kopi internasional, di mana teknik, budaya, dan kreativitas berpadu menjadi satu dalam setiap cangkir yang disajikan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.