Bantuan PBB untuk Aceh: Pro-Kontra Surat Pemprov yang Disorot, Lembaga Dunia Langsung Respons
"Saat ini, UNDP sedang melakukan peninjauan untuk memberikan dukungan terbaik kepada para national responders atau tim penanggulangan bencana serta masyarakat yang terdampak," ujar Sara Ferrer Olivella dalam pernyataan resmi tersebut.
Tidak hanya UNDP, UNICEF Indonesia juga memberikan respons serupa. Dalam pernyataan resmi, UNICEF menyampaikan bahwa mereka sedang menelaah berbagai bidang dukungan yang diminta oleh Pemprov Aceh, terutama yang berkaitan dengan perlindungan dan kesejahteraan anak-anak yang terdampak. UNICEF turut menyampaikan rasa simpati yang mendalam kepada anak-anak dan keluarga yang terkena dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"UNICEF menyampaikan simpati yang mendalam kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," kata Sara.
Ia juga menambahkan bahwa tim UNICEF sudah berada di lokasi terdampak dan telah memperkuat upaya pemulihan dengan keahlian teknis di bidang perlindungan anak, kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan dasar.
"Kami tetap berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan lebih lanjut dalam respons yang dipimpin oleh pemerintah, dan kami akan terus bekerja sama dengan otoritas terkait," ujarnya.
Sementara itu, jumlah lembaga dan relawan yang terlibat dalam penanggulangan bencana di Aceh terus bertambah. Saat ini, tercatat lebih dari 77 lembaga dengan hampir 2.000 relawan yang terlibat dalam upaya pemulihan. Keterlibatan berbagai pihak ini dianggap sangat penting mengingat besarnya dampak yang ditimbulkan oleh bencana tersebut. Muhammad MTA, juru bicara Pemprov Aceh, mengungkapkan bahwa meskipun ada keterlibatan banyak pihak, masih ada kekurangan dalam penanganan yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun Pemprov Aceh. Oleh karena itu, dukungan dari lembaga-lembaga swasta dan internasional sangat diharapkan.
"Masih ada kekurangan dalam penanganan dari Pemprov Aceh maupun pemerintah pusat. Kami sangat mengharapkan bantuan dari berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan," tambah MTA.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!