Bandung Bidik Investasi Hijau Global
“Apabila memang ada peluang bagi climate investment meningkatkan kualitas air baku di Kota Bandung dan air tanah di Kota Bandung, maka cita-cita kami untuk memproduksi air keran yang bisa diminum paling tidak di hotel-hotel berbintang di Kota Bandung akan memberikan nilai tambah yang luar biasa,” jelasnya.
Peluang tersebut menunjukkan bahwa agenda investasi iklim di Bandung tidak hanya diarahkan untuk memenuhi target lingkungan, tetapi juga dikaitkan dengan peningkatan kualitas layanan perkotaan dan daya saing kota.
Dukungan terhadap langkah Bandung tersebut datang dari Pemerintah Inggris.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia Dominic Jermey menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Inggris dan IFC dalam penyusunan laporan tersebut.
Melalui Department for Energy Security and Net Zero, Pemerintah Inggris turut mendukung penyusunan kajian yang memetakan prioritas ketahanan iklim sekaligus peluang investasi hijau di Kota Bandung.
Jermey menilai, nilai penting laporan tersebut bukan hanya terletak pada data dan rekomendasi yang dihasilkan. Tantangan berikutnya adalah memastikan hasil kajian diterjemahkan menjadi kebijakan, proyek, dan investasi nyata.
“Laporan ini merupakan bagian dari upaya transformasi untuk masa depan. Laporan ini menyajikan analisis berbasis data mengenai prioritas ketahanan iklim Kota Bandung sekaligus mengidentifikasi berbagai peluang investasi hijau di Kota Bandung,” ujar Jermey.
Menurut Jermey, kerja sama tersebut menjadi salah satu contoh konkret kemitraan strategis Indonesia dan Inggris dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi berkelanjutan, transisi menuju net zero, serta aksi iklim.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!