Bandara Husein Siap, Penerbangan Internasional Dibuka Oktober
Selain fasilitas parkir, akses transportasi umum juga menjadi perhatian. Pemkot Bandung menyebut sejumlah alternatif transportasi telah tersedia untuk mendukung mobilitas penumpang dari dan menuju Bandara Husein Sastranegara.
Untuk layanan transportasi, Primkop AU telah bekerja sama dengan operator taksi daring dan taksi meter. Kerja sama tersebut diharapkan memberikan pilihan bagi penumpang yang membutuhkan layanan transportasi lanjutan setelah tiba di bandara maupun bagi masyarakat yang hendak menuju bandara.
Di sisi lain, angkutan umum di sekitar kawasan bandara juga tengah diarahkan untuk mendukung konektivitas yang lebih luas. Farhan menyebut terdapat komitmen dari Koperasi Angkutan Masyarakat atau Kopamas dalam mendukung layanan transportasi di kawasan tersebut.
Menurut Farhan, Kopamas memiliki keterkaitan dengan skema feeder menuju sistem BRT Bandung Raya. Dengan skema tersebut, angkutan yang melayani kawasan sekitar bandara diharapkan tidak berdiri sendiri, tetapi dapat menjadi bagian dari jaringan transportasi umum yang menghubungkan bandara dengan kawasan lain di Bandung Raya.
“Kopamas itu bagian dari feeder untuk MJT yang merupakan kerangka BRT,” tuturnya.
Penguatan akses transportasi menjadi penting karena Bandara Husein Sastranegara berada di kawasan perkotaan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Ketika frekuensi penerbangan dan jumlah penumpang meningkat, kebutuhan terhadap transportasi yang terintegrasi juga akan semakin besar.
Dengan target 3.000 penumpang per hari pada akhir Oktober, Pemkot Bandung kini menghadapi dua agenda sekaligus. Di satu sisi, pemerintah perlu memastikan konektivitas penerbangan terus bertambah, baik domestik maupun internasional. Di sisi lain, infrastruktur dan layanan pendukung harus disiapkan agar peningkatan jumlah penumpang tidak menimbulkan persoalan baru dalam mobilitas.
Rencana pembukaan penerbangan internasional pada Oktober juga masih bergantung pada penyelesaian berbagai persiapan teknis dan kesiapan maskapai. Pemerintah Kota Bandung menempatkan penyelesaian fasilitas terminal internasional pada akhir September sebagai salah satu tonggak penting sebelum target operasional tersebut direalisasikan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!