Bambang Melga Dorong Tabligh Akbar Budaya NU Kab. Bandung
Di sisi lain, Ketua MWC NU Ibun, H. Didin, menyambut baik gagasan ini. Namun, ia mengakui bahwa pendanaan menjadi tantangan besar bagi MWCNU. “Dulu untuk Konfercab dan pelantikan saja sulit mencari dana. Baznas juga tidak bisa membantu. Jadi, kalau MWCNU yang mengelola, hanya bisa berjalan semampunya,” katanya dengan penuh harap agar ada solusi dalam pendanaan acara ini.
Sementara itu, Rustandi dari Lembaga Wakaf NU mengusulkan jadwal sosialisasi program dengan seluruh Ketua MWC NU se-Kabupaten Bandung agar persiapan lebih matang. “Untuk pembiayaan, kami akan berusaha mencari sumber dana yang tepat. Bantuan untuk sound system dan konsumsi mungkin bisa dibantu oleh LWP,” ujarnya.
Bambang Melga kembali menegaskan bahwa sukses atau tidaknya acara ini bergantung pada kerja sama semua pihak. “Tanpa kiprah besar kita di NU ini, maka masa khidmat kita dalam organisasi tidak akan menunjukkan kualitas dan karakter kepemimpinan yang unggul,” katanya.
Ia mengajak seluruh kader dan pengurus NU di Kabupaten Bandung untuk mendukung penuh acara ini. “Mari hidupkan NU Kabupaten Bandung, mari warnai pergerakan kita! Peran Anda sangat dinantikan, kiprah besar kita sangat ditunggu oleh umat,” pungkasnya.
Dengan berbagai usulan dan tantangan yang ada, Festival Semarak NU Kabupaten Bandung diharapkan dapat menjadi ajang konsolidasi kekuatan NU serta membuka peluang besar bagi penguatan ekonomi dan budaya Islam di daerah tersebut.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!