Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Bagaimana Teknologi Digital Mempengaruhi Tidur Anak-anak Kita?

ED
Jumat, 19 Juli 2024 | 15:58 WIB
Bagikan
Bagaimana Teknologi Digital Mempengaruhi Tidur Anak-anak Kita?

Teknologi bukanlah pengunjung baru di rumah kita. Hal ini telah berkembang seiring berjalannya waktu — setidaknya mulai dari munculnya pencahayaan buatan hingga radio, televisi, konsol game, dan podcast.

Bahkan aktivitas yang lebih tradisional seperti membaca terkadang dilakukan hingga malam hari.

Tidur anak-anak telah menjadi perhatian orang tua selama periode ini. Tidur anak-anak bisa membingungkan karena banyak perubahan sejak lahir hingga masa remaja.

Perkembangan dari tidur bayi yang hampir 24 jam, kapan saja, hingga tidur siang yang teratur pada balita, kemudian berakhirnya tidur siang terjadi pada waktu yang berbeda-beda pada anak yang berbeda. Anak-anak membutuhkan lebih banyak tidur dibandingkan orang dewasa, dan mendapatkan tidur yang cukup pada waktu yang tepat dapat menjadi tantangan ketika ada banyak tuntutan pada waktu anak-anak dan keluarga mereka.

Anak-anak dan remaja tumbuh di berbagai lingkungan, tempat, dan keadaan yang berbeda. Mereka juga memiliki kepribadian dan preferensi masing-masing.

Pada saat yang sama, tantangan global yang sangat signifikan – mulai dari pandemi, perang, hingga perubahan iklim – akan berdampak pada kehidupan mereka.

Artinya, sulit untuk mengetahui apakah teknologi itu 'baik' bagi anak tertentu, apalagi setiap anak.

Sebaliknya, mungkin penting untuk terlebih dahulu berfokus pada 'bahan-bahan kehidupan' seperti nutrisi yang baik, banyak aktivitas dan pengembangan keterampilan, hubungan sosial yang kuat, serta tidur yang teratur dan cukup.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.