Asap di Musim Kemarau, Bandung Waspadai Bakar Sampah
VISI.NEWS — Di tengah udara musim kemarau yang cenderung kering, satu aktivitas yang kerap dianggap sepele kembali mendapat perhatian: membakar sampah.
Api kecil yang menyala di halaman rumah, lahan kosong, atau tempat penampungan sampah mungkin terlihat sebagai cara sederhana untuk mengurangi tumpukan limbah. Namun ketika pembakaran berlangsung tanpa pengendalian, persoalannya tidak lagi berhenti pada sampah yang lenyap menjadi abu. Asap yang dihasilkan dapat menyebar ke lingkungan sekitar dan ikut memengaruhi kualitas udara yang setiap hari dihirup masyarakat.
Peringatan itu disampaikan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung Dadang Setiawan dalam Sosialisasi Kualitas Udara Kota Bandung Tahun 2026 di Harris Hotel & Conventions, Kamis (17/9/2026).
Dadang meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas pembakaran sampah, terutama ketika kondisi lingkungan lebih kering pada musim kemarau. Menurut dia, sampah tidak semestinya dianggap sebagai material yang aman untuk dibakar begitu saja.
“Jangan menganggap sampah itu aman untuk dibakar. Kalau sudah terbakar dan menimbulkan dampak, akibatnya bisa lebih besar,” tutur Dadang.
Peringatan tersebut berangkat dari persoalan yang lebih besar mengenai kualitas udara perkotaan. Bagi masyarakat, udara sering kali merupakan sesuatu yang tidak terlihat dan baru terasa penting ketika kualitasnya terganggu. Padahal, manusia bergantung pada udara setiap saat.
“Setiap hari kita bernapas, 24 jam dalam sehari, sepanjang hidup kita. Karena itu, kualitas udara menjadi sesuatu yang sangat penting,” ujarnya.
Bandung sebagai kawasan perkotaan menghadapi berbagai sumber emisi yang dapat memengaruhi kondisi udara. Aktivitas kendaraan bermotor menjadi salah satu faktor, tetapi bukan satu-satunya. Pembakaran terbuka, termasuk pembakaran sampah yang tidak terkendali, juga menjadi perhatian dalam pengelolaan kualitas udara.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!