Netty Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Pengusaha 18 Sep 2026 Mengapa Sup Ayam Cocok Dikonsumsi Saat Sedang Sakit? 18 Sep 2026 Multivitamin Harian Berpotensi Bantu Jaga Fungsi Tubuh Saat Menua 18 Sep 2026 KIP Kuliah 2026 Cair Kapan? Simak 6 Tahap Pencairannya 18 Sep 2026 Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persijap, Julio Cesar Kembali 18 Sep 2026 Sambut Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bandung Dukung Renovasi Gedung KNPI Setelah Seperempat Abad 18 Sep 2026 Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029? 18 Sep 2026 Link Live Streaming Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026 18 Sep 2026 Legenda Siti Samboja Hidup Kembali di Panggung Teater 18 Sep 2026 Nusron Wahid Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri ATR/BPN 18 Sep 2026 Netty Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Pengusaha 18 Sep 2026 Mengapa Sup Ayam Cocok Dikonsumsi Saat Sedang Sakit? 18 Sep 2026 Multivitamin Harian Berpotensi Bantu Jaga Fungsi Tubuh Saat Menua 18 Sep 2026 KIP Kuliah 2026 Cair Kapan? Simak 6 Tahap Pencairannya 18 Sep 2026 Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persijap, Julio Cesar Kembali 18 Sep 2026 Sambut Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bandung Dukung Renovasi Gedung KNPI Setelah Seperempat Abad 18 Sep 2026 Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029? 18 Sep 2026 Link Live Streaming Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026 18 Sep 2026 Legenda Siti Samboja Hidup Kembali di Panggung Teater 18 Sep 2026 Nusron Wahid Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri ATR/BPN 18 Sep 2026

Asap di Musim Kemarau, Bandung Waspadai Bakar Sampah

ED
PN
Jumat, 18 September 2026 | 06:54 WIB
Bagikan
Asap di Musim Kemarau, Bandung Waspadai Bakar Sampah

Ketika sampah dibakar, asap yang muncul tidak berhenti di titik pembakaran. Dalam kondisi tertentu, asap dapat bergerak mengikuti arah angin dan menyebar ke kawasan sekitar. Karena itu, aktivitas yang dilakukan di satu lokasi dapat memberikan dampak kepada lingkungan dan masyarakat yang berada di sekitarnya.

Dadang mengungkapkan, persoalan tersebut bukan sekadar teori. Ia mencontohkan kejadian kebakaran yang melibatkan material sampah di salah satu lokasi di Kota Bandung. Peristiwa tersebut sempat memberikan dampak terhadap lingkungan sekitar sehingga penanganannya membutuhkan keterlibatan sejumlah unsur.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa persoalan pencemaran udara tidak dapat ditangani secara parsial. Ketika muncul dampak lingkungan, penanganannya membutuhkan koordinasi berbagai pihak.

“Ketika terjadi pencemaran, kita harus bersama-sama menanganinya. Tidak bisa hanya satu perangkat daerah,” kata Dadang.

Bagi Pemerintah Kota Bandung, pengelolaan kualitas udara juga tidak berdiri sendiri. Persoalan udara berkaitan erat dengan pengelolaan sampah, ketersediaan ruang terbuka hijau, aktivitas transportasi, serta berbagai kegiatan lain yang berpotensi menghasilkan emisi.

Karena itu, upaya menjaga udara tidak cukup hanya dilakukan ketika kualitas udara sudah menurun. Pengendalian harus dimulai dari sumber pencemar dan dilakukan secara berkelanjutan.

“Bagaimana kita mengatasi dampak lingkungan yang terjadi. Kualitas udara ini menjadi bagian penting dari kualitas lingkungan kita,” ujar Dadang.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung tengah berupaya memperkuat pengelolaan kualitas udara melalui pendekatan berbasis data. Kepala Bidang PPKLH Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung, Fiziarita, mengatakan kebijakan pengendalian pencemaran membutuhkan informasi yang akurat mengenai kondisi udara dan sumber emisi.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.