AI dan Industri Kreatif Jadi Sorotan, DELF 2026 Hong Kong Gaet 4.000 Peserta 31 Aug 2026 Cuaca Bandung Cerah Berawan, Suhu Capai 30 Derajat Celsius 31 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 AI dan Industri Kreatif Jadi Sorotan, DELF 2026 Hong Kong Gaet 4.000 Peserta 31 Aug 2026 Cuaca Bandung Cerah Berawan, Suhu Capai 30 Derajat Celsius 31 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026

AS Kembali Gempur Iran, Konflik di Selat Hormuz Kian Memanas

ED
PN
Kamis, 16 Juli 2026 | 05:49 WIB
Bagikan
AS Kembali Gempur Iran, Konflik di Selat Hormuz Kian Memanas

Kuwait juga melaporkan berhasil mencegat sejumlah pesawat nirawak atau drone yang disebut sebagai bagian dari agresi Iran terhadap negara-negara Teluk.

Rangkaian serangan dan serangan balasan tersebut terjadi ketika Amerika Serikat kembali memperketat blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sebuah langkah yang diperkirakan akan semakin meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran.

Di tengah memanasnya konflik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan bahwa Washington siap memperluas operasi militernya apabila Iran tidak bersedia mencapai kesepakatan baru.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyatakan bahwa serangan berikutnya dapat menyasar infrastruktur vital Iran, termasuk pembangkit listrik dan jembatan, apabila negosiasi kembali mengalami kebuntuan.

Sebelumnya, kedua pihak sempat menyepakati gencatan senjata sementara pada bulan lalu sebagai langkah awal menuju perundingan damai. Namun, proses negosiasi tidak mengalami kemajuan sehingga bentrokan kembali pecah dalam beberapa pekan terakhir.

Dengan situasi yang terus memburuk di Selat Hormuz, kekhawatiran internasional terhadap stabilitas kawasan, keamanan jalur perdagangan global, dan pasokan energi dunia diperkirakan akan terus meningkat apabila tidak segera tercapai kesepakatan diplomatik antara kedua negara.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.