AMSI: Berita Tak Boleh Diambil Gratis
ED
PN
“Revisi UU Hak Cipta diperlukan untuk mengembalikan posisi tawar perusahaan pers dan wartawan, serta memastikan sebagian nilai yang dihasilkan dari jurnalisme kembali kepada ruang redaksi yang melayani kepentingan publik,” kata Wahyu.
AMSI siap bekerja bersama pemerintah, Dewan Pers, organisasi wartawan, perguruan tinggi, masyarakat sipil, dan perusahaan platform teknologi digital untuk merumuskan kerangka hak cipta yang presisi, proporsional, transparan, dan mampu menopang keberlanjutan jurnalisme berkualitas di era AI.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!