Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026

Aep S Abdullah Tekankan Pentingnya Komunikasi yang Efektif dan Kerjasama yang Harmonis

ED
Rabu, 25 Desember 2024 | 11:45 WIB
Bagikan
Aep S Abdullah Tekankan Pentingnya Komunikasi yang Efektif dan Kerjasama yang Harmonis

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Dalam rangka memperkuat keterampilan organisasi, Aep S. Abdullah, Founder & Owner Media Siber VISI.NEWS, menyampaikan materi mengenai komunikasi dan kerja sama dalam Latihan Kader Muda (LAKMUD) yang diselenggarakan oleh Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Bandung. Kegiatan ini berlangsung pada 23-25 Desember 2024 di Ciparay, Kabupaten Bandung. Aep menekankan pentingnya komunikasi yang efektif dan kerja sama yang harmonis dalam memperkuat organisasi dan mencapai tujuan bersama.

Penasehat Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Barat periode 2024-2028 ini, membuka materi dengan menjelaskan pengertian komunikasi sebagai proses penyampaian informasi, ide, dan perasaan antara individu. Ia menjelaskan bahwa tujuan komunikasi adalah untuk membangun pemahaman bersama, meningkatkan hubungan interpersonal, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. Dengan pemahaman komunikasi yang kuat, setiap anggota organisasi dapat lebih mudah dalam menyampaikan pesan dan informasi, sehingga tercipta keterhubungan yang lebih baik.

Dalam presentasinya, Aep juga menguraikan dua jenis komunikasi, yakni komunikasi formal dan informal. Komunikasi formal, yang lebih terstruktur dan sering digunakan dalam organisasi, sangat penting untuk koordinasi yang jelas dan tepat. Sementara komunikasi informal, meskipun tidak resmi, lebih fleksibel dan sering kali terjadi dalam interaksi sehari-hari yang membangun kedekatan antar anggota. Kedua jenis komunikasi ini saling melengkapi dan perlu diterapkan dengan bijak dalam kehidupan organisasi.

Namun, Aep juga mengingatkan bahwa ada berbagai hambatan yang dapat mengganggu komunikasi, seperti hambatan fisik (misalnya, jarak dan kebisingan), hambatan psikologis (seperti prasangka dan emosi), serta hambatan bahasa (termasuk perbedaan bahasa atau jargon yang sulit dipahami). Untuk itu, penting bagi para peserta untuk mengenali hambatan-hambatan tersebut agar dapat mengatasinya dan menjalin komunikasi yang lebih efektif dalam organisasi.

Selain itu, Aep membahas tentang pentingnya komunikasi nonverbal, seperti bahasa tubuh, ekspresi wajah, dan intonasi suara, yang sering kali menyampaikan pesan lebih dari sekadar kata-kata. Komunikasi nonverbal ini menjadi kunci dalam interaksi antar individu, terutama dalam situasi yang membutuhkan empati dan pemahaman lebih dalam.

Aep juga menekankan etika dalam komunikasi, yang meliputi kejujuran, keterbukaan, serta penghormatan terhadap pendapat orang lain. Ia mengingatkan bahwa setiap peserta harus menghindari penyebaran informasi palsu dan menjaga kepercayaan dalam setiap interaksi. Etika komunikasi ini sangat penting untuk membangun lingkungan yang sehat dan produktif dalam organisasi.

Selanjutnya, Aep beralih membahas tentang kerja sama. Ia menjelaskan bahwa kerja sama adalah proses bekerja bersama untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan utama dari kerja sama adalah meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam mencapai hasil yang mungkin sulit dicapai jika dilakukan secara individu. Dengan adanya kerja sama, setiap anggota dapat saling melengkapi dan menyatukan kekuatan untuk mencapai tujuan bersama.

Dalam hal etika kerja sama, Aep menekankan pentingnya saling menghormati dan mempercayai satu sama lain. Komitmen terhadap tujuan bersama serta keterbukaan dalam berkomunikasi juga merupakan bagian integral dari kerja sama yang baik. Tanpa etika yang baik, kerja sama yang efektif tidak akan terjalin dengan baik, dan tujuan bersama sulit dicapai.

Aep menutup materinya dengan menjelaskan manfaat dari kerja sama yang baik, yang antara lain dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat hubungan tim, serta mempercepat pencapaian tujuan. Dalam konteks organisasi seperti IPNU dan IPPNU, kerja sama yang solid sangat penting untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan berbagai program kerja yang telah direncanakan.

Antusiasme peserta sangat besar saat dibuka sesi tanya jawab. Namun moderator hanya membatasi lima penanya yakni Erwin (PAC IPNU Kutawaringin), Reza (PC IPNU Bogor), Rouf (PC Banjar) M. Sadam Husein (PAC Cangkuang) dan Muhammad Adef (PC Cianjur).

Secara keseluruhan, materi yang disampaikan oleh Aep S. Abdullah memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya komunikasi yang efektif dan kerja sama dalam organisasi. Diharapkan, peserta LAKMUD dapat mengaplikasikan ilmu ini dalam kehidupan sehari-hari mereka, baik di dalam organisasi maupun dalam interaksi sosial lainnya, untuk menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan produktif.

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.