Achmad Daeng Sere Minta Penambahan Anggaran Komdigi Perhatikan KPI dan Dewan Pers
PN
Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Nasdem Achmad Daeng Sere./visi.news/ist.
VISI.NEWS — Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai NasDem, Achmad Daeng Sere, meminta penambahan anggaran Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) turut memperhatikan kebutuhan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers.
Achmad menyoroti rencana penambahan anggaran Kementerian Komdigi yang disebut mencapai sekitar Rp3,2 triliun. Ia berharap tambahan anggaran tersebut dapat dimaksimalkan untuk memperkuat sektor komunikasi dan digital.
"Sekali lagi saya berharap dengan kerendahan hati kami kepada semua teman-teman Komisi 1 terkait penambahan anggaran Kementerian Komdigi yang kurang lebih Rp3,2 (triliun). Saya berharap kalau bisa dimaksimalkan untuk dibantu, inshaaallah," ujar Achmad dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Komunikasi dan Digital, Wakil Menteri Komdigi, serta sejumlah lembaga terkait, termasuk KPI dan Dewan Pers, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, dukungan anggaran tersebut perlu diberikan dengan tetap memperhatikan keberadaan lembaga yang memiliki peran penting dalam ekosistem komunikasi dan informasi, khususnya KPI dan Dewan Pers.
Ia mengingatkan agar penambahan anggaran untuk Kementerian Komdigi tidak membuat kebutuhan KPI maupun Dewan Pers terabaikan.
"Dengan catatan jangan sampai dilupakan, baik KPI maupun Dewan Pers," tegasnya.
Achmad menilai perhatian terhadap KPI dan Dewan Pers penting karena keduanya memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas penyiaran serta kehidupan pers di Indonesia.
Karena itu, ia berharap pembahasan dan pengalokasian tambahan anggaran Komdigi dapat dilakukan secara proporsional sehingga penguatan transformasi digital tetap berjalan beriringan dengan dukungan terhadap lembaga penyiaran dan pers.
Achmad menyoroti rencana penambahan anggaran Kementerian Komdigi yang disebut mencapai sekitar Rp3,2 triliun. Ia berharap tambahan anggaran tersebut dapat dimaksimalkan untuk memperkuat sektor komunikasi dan digital.
"Sekali lagi saya berharap dengan kerendahan hati kami kepada semua teman-teman Komisi 1 terkait penambahan anggaran Kementerian Komdigi yang kurang lebih Rp3,2 (triliun). Saya berharap kalau bisa dimaksimalkan untuk dibantu, inshaaallah," ujar Achmad dalam Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Menteri Komunikasi dan Digital, Wakil Menteri Komdigi, serta sejumlah lembaga terkait, termasuk KPI dan Dewan Pers, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, dukungan anggaran tersebut perlu diberikan dengan tetap memperhatikan keberadaan lembaga yang memiliki peran penting dalam ekosistem komunikasi dan informasi, khususnya KPI dan Dewan Pers.
Ia mengingatkan agar penambahan anggaran untuk Kementerian Komdigi tidak membuat kebutuhan KPI maupun Dewan Pers terabaikan.
"Dengan catatan jangan sampai dilupakan, baik KPI maupun Dewan Pers," tegasnya.
Achmad menilai perhatian terhadap KPI dan Dewan Pers penting karena keduanya memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas penyiaran serta kehidupan pers di Indonesia.
Karena itu, ia berharap pembahasan dan pengalokasian tambahan anggaran Komdigi dapat dilakukan secara proporsional sehingga penguatan transformasi digital tetap berjalan beriringan dengan dukungan terhadap lembaga penyiaran dan pers.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!