Thailand Bidik Gelar Kedelapan, Laos Siap Beri Kejutan di Laga Pembuka Grup B 23 Jul 2026 Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka hingga 28 Juli 2026 23 Jul 2026 Zurich Syariah Lindungi 8.000 Mahasiswa KKN UGM, Salurkan 500 Life Jacket untuk Mitigasi Risiko 23 Jul 2026 Vietnam Bidik Awal Sempurna, Timor-Leste Jadi Ujian Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 23 Jul 2026 Bandung Cerah Tiga Hari, BMKG Prediksi Cuaca Berawan Dominasi Akhir Pekan 23 Jul 2026 Insan Pers Laporkan Hotman Paris ke DPN, Sirait & Co Minta Penegakan Kode Etik 22 Jul 2026 Polisi Dalami Penyebab Ledakan Rumah Grand Polonia Medan 22 Jul 2026 Daftar 5 Negara dengan Harga LPG Termahal dan Termurah 22 Jul 2026 Dua WNI Disandera di Myanmar, Sarifah Minta Keselamatan Diutamakan 22 Jul 2026 Profil Kuntadi, Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah 22 Jul 2026 Thailand Bidik Gelar Kedelapan, Laos Siap Beri Kejutan di Laga Pembuka Grup B 23 Jul 2026 Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka hingga 28 Juli 2026 23 Jul 2026 Zurich Syariah Lindungi 8.000 Mahasiswa KKN UGM, Salurkan 500 Life Jacket untuk Mitigasi Risiko 23 Jul 2026 Vietnam Bidik Awal Sempurna, Timor-Leste Jadi Ujian Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 23 Jul 2026 Bandung Cerah Tiga Hari, BMKG Prediksi Cuaca Berawan Dominasi Akhir Pekan 23 Jul 2026 Insan Pers Laporkan Hotman Paris ke DPN, Sirait & Co Minta Penegakan Kode Etik 22 Jul 2026 Polisi Dalami Penyebab Ledakan Rumah Grand Polonia Medan 22 Jul 2026 Daftar 5 Negara dengan Harga LPG Termahal dan Termurah 22 Jul 2026 Dua WNI Disandera di Myanmar, Sarifah Minta Keselamatan Diutamakan 22 Jul 2026 Profil Kuntadi, Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah 22 Jul 2026

1.600 Penginapan Ilegal Masih Beredar di OTA, Kemenpar Siapkan Sanksi

Desi Rossilawati Ihda Da'watul Aba
Jumat, 29 Mei 2026 | 11:21 WIB
Bagikan
1.600 Penginapan Ilegal Masih Beredar di OTA, Kemenpar Siapkan Sanksi

Menteri Pariwisata, Widianti Putri Wardhana./visi.news/CNN Indonesia.

Langkah tersebut dinilai efektif. Berdasarkan data Online Single Submission (OSS), jumlah pelaku usaha yang memiliki NIB resmi dari delapan kategori KBLI akomodasi pariwisata meningkat hingga 46,5 persen sejak program ini dimulai pada 31 Maret 2025.
Peningkatan tertinggi terjadi pada sektor vila, dengan tingkat kepatuhan perizinan melonjak hingga 76,4 persen.

Untuk memperkuat pengawasan, Kemenpar tengah mengembangkan sistem verifikasi berbasis Application Programming Interface (API) yang terhubung langsung secara real-time dengan basis data OSS. Sistem itu ditargetkan mulai beroperasi penuh pada 1 Juni 2027 agar hanya akomodasi berizin resmi yang dapat dipasarkan melalui OTA.

Sebelum sistem tersebut diterapkan sepenuhnya, pemerintah tetap akan melakukan penertiban secara bertahap dan manual. Widianti menyebut masih ada sekitar 1.600 akomodasi ilegal yang saat ini bebas dipasarkan di berbagai aplikasi OTA.
Pemerintah memberikan waktu dua bulan bagi pemilik properti untuk melengkapi dokumen legalitas. Jika tidak ada tindak lanjut hingga tenggat waktu berakhir, akses pemasaran mereka akan diblokir.

“Apabila tidak bisa memproses izin baru dalam waktu dua bulan ini, maka mereka akan di-delist secara massal dari platform OTA mulai 1 Agustus 2026,” tegas Widianti.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.