10 Pelukis Pamer Karya Bareng di TEKA Real Wood Flooring Gallery Tangerang

ED
Kamis, 24 Maret 2022 | 08:11 WIB
Bagikan
10 Pelukis Pamer Karya Bareng di TEKA Real Wood Flooring Gallery Tangerang

Namun ada hal lain yang menyebabkan lirisisme tumbuh subur, yaitu berkembangnya pembangunan properti di perkotaan. Pembangunan tersebut dipacu oleh masuknya modal asing yang deras ke Indonesia diiringi dengan booming minyak bumi. Dengan itu nampaknya lukisan-lukisan dibutuhkan sebagai penghias dekorasi dari properti yang baru terbangun.

Hadiprana merupakan pelopor dalam memperkenalkan karya seni menjadi bagian dari interior rumah-rumah golongan menengah ke atas. Dan ia, katanya, dengan sadar memilih lukisan-lukisan bergaya lirisisme itu untuk menjadi elemen utama dalam menghias kantor dan perumahan baru tersebut. Kita kemudian menikmati booming senirupa yang pertama, berbarengan dengan mekarnya pembangunan di awal Orde Baru.

Sangat menarik, kali ini pameran 10 seniman yang diprakarsai oleh PT. Dharma Sumber Nusantara, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perkayuan, di mana sebagian lini produknya diarahkan ke bidang dekorasi interior yang berornamen kayu. Artinya, perusahaan ini menyadari bahwa karya seni menjadi padanan yang serasi ketika kita ingin memasarkan produk dekorasi ruangan. Hal ini mengingatkan kita pada apa yang telah dilakukan Hadiprana 50 tahun yang lalu.

"Dalam konteks tersebut, karya-karya para seniman ini sebagian besar - secara kebetulan - mengarahkan pemilihan karyanya yang berbau lirisisme. Tentu saja, banyak karya-karya di luar lirisisme yang cocok juga untuk dipadankan menjadi bagian elemen interior, semuanya sangat bergantung dari situasi dan preferensi para arsitek dan pemilik rumah," katanya.

Keberagaman pilihan juga diperhatikan dalam pameran ini, disesuaikan dengan luasnya selera pemirsa yang semakin hari semakin maju daya apresiasi seninya. Namun pada akhirnya karya-karya lukis yang dipamerkan akan terasa cocok dengan guratan-guratan kayu yang terdapat pada parket dan dinding kayu olahan di galeri Teka, Alam Sutera. Sehingga pameran ini kemudian dinamakan Kembang Kayu.

Kreatif Dimasa Pandemi

Direktur TEKA Parquet Muhammad Hamdani mengatakan, kondisi pandemi yang telah berlangsung lebih dari dua tahun, merupakan tantangan yang tidak mudah bagi kita semua. Kita mendapatkan hikmah yang luar biasa dari kondisi ini yaitu herus terus dapat beradaptasi dengan perubahan yang sangat cepat. Salah satunya ide kreatif dan inovasi agar dapat bertahan serta menatap masa depan yang lebih baik.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.