10 Manfaat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Tubuh
Minyak Zaitun./visi.news/alodokter.
VISI.NEWS - Minyak zaitun atau olive oil merupakan minyak alami yang diekstraksi dari buah zaitun. Minyak ini dikenal memiliki beragam manfaat bagi kesehatan karena mengandung lemak sehat, asam oleat, omega-3, serta antioksidan seperti flavonoid dan polifenol.
Berdasarkan proses ekstraksi dan jumlah kandungan asam oleat, minyak zaitun terbagi menjadi tiga jenis, yakni extra virgin, virgin, dan pure.
Dalam satu sendok makan atau sekitar 15 mililiter minyak zaitun, terdapat sekitar 130 kalori serta sejumlah kandungan nutrisi, antara lain:
Meski mengandung lemak, minyak zaitun memiliki jenis lemak yang tergolong sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal, lemak tak jenuh ganda, asam oleat, dan omega-3.
Manfaat Minyak Zaitun
Berkat kandungan nutrisi dan antioksidannya, minyak zaitun dapat memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:
1. Membantu mengatasi sembelit
Minyak zaitun dapat membantu mengatasi sembelit karena dapat melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Untuk membantu mencegah sembelit, konsumsi minyak zaitun juga dapat diimbangi dengan mencukupi kebutuhan air serta mengonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran.
2. Membantu mengontrol kadar gula darah
Pola makan sehat yang disertai konsumsi minyak zaitun secara rutin disebut dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Kondisi tersebut dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes. Namun, manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
3. Membantu menjaga berat badan
Minyak zaitun dapat menjadi bagian dari pola makan bagi orang yang sedang menjaga atau berusaha mendapatkan berat badan ideal.
Untuk memperoleh manfaat tersebut, konsumsi minyak zaitun tetap perlu diimbangi dengan olahraga rutin, pembatasan asupan kalori, dan pola makan sehat.
4. Menjaga kesehatan mulut
Minyak zaitun memiliki sifat antiradang, antioksidan, dan antibakteri sehingga dapat membantu memelihara kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut.
Berkumur menggunakan minyak zaitun secara rutin juga disebut dapat membantu mengatasi bau mulut yang berkaitan dengan radang gusi.
5. Melembapkan kulit kering
Minyak zaitun dapat membantu menjaga kelembapan kulit sehingga kerap digunakan dalam perawatan kulit kering.
Minyak tersebut dapat dioleskan pada bagian kulit yang kering, seperti wajah, tangan, atau kaki.
6. Membantu mengontrol tekanan darah
Kandungan antioksidan dan asam lemak sehat dalam minyak zaitun dapat membantu mengurangi peradangan pada pembuluh darah.
Penggunaan minyak zaitun dalam memasak dapat menjadi bagian dari pola makan untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
7. Membantu menurunkan kadar kolesterol
Mengganti asupan lemak jenuh atau lemak dari sumber hewani dengan minyak zaitun dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL.
Minyak zaitun juga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol baik atau HDL yang berperan dalam menjaga kesehatan jantung.
8. Membantu mengurangi risiko penyakit jantung
Kandungan antioksidan dan vitamin K dalam minyak zaitun disebut dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Minyak zaitun juga tidak mengandung kolesterol dan lemak jenuh sehingga dapat menjadi pilihan sumber lemak dalam pola makan sehat untuk membantu mencegah penumpukan kolesterol.
9. Membantu menjaga kesehatan otak
Kandungan antioksidan dan antiradang dalam minyak zaitun dapat membantu menjaga kesehatan dan fungsi otak.
Konsumsi minyak zaitun dalam pola makan sehat juga dikaitkan dengan pencegahan penyakit Alzheimer serta gangguan otak lainnya seperti stroke dan demensia.
10. Membantu mencegah pertumbuhan sel kanker
Penggunaan minyak zaitun sebagai bagian dari pola makan sehat dapat meningkatkan asupan antioksidan.
Antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat paparan radikal bebas. Kandungan tersebut diketahui dapat membantu mencegah dan menghambat pertumbuhan sel kanker.
Cara Menyimpan Minyak Zaitun
Jika ingin mengonsumsi minyak zaitun, jenis extra virgin dapat menjadi pilihan karena memiliki kandungan antioksidan dan nutrisi yang lebih banyak dibandingkan jenis lainnya.
Agar kualitas minyak tetap terjaga, penyimpanannya perlu diperhatikan. Minyak zaitun umumnya dikemas dalam botol berwarna gelap untuk mengurangi dampak paparan sinar matahari.
Setelah kemasan dibuka, minyak zaitun disarankan dihabiskan dalam waktu sekitar enam bulan. Minyak juga sebaiknya disimpan pada suhu ruangan dan dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung.
Saat membeli minyak zaitun, konsumen juga disarankan memilih produk yang telah terdaftar di BPOM RI serta memperhatikan tanggal produksi pada kemasan untuk memastikan produk masih layak dikonsumsi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!