Yuk Jaga Sehat dan Tetap Bugar, Ini Cara Olah Raga yang Benar

ED
Minggu, 20 Februari 2022 | 04:52 WIB
Bagikan
Yuk Jaga Sehat dan Tetap Bugar, Ini Cara Olah Raga yang Benar

(Plus 3 Alternatif Pencuci Alami)10 Cara Meningkatkan Metabolisme Tubuh untuk Tubuh yang Ideal Jika Anda punya tujuan lain, seperti menurunkan berat badan atau membentuk otot, cara olahraga yang benar adalah meningkatkan porsi olahraganya.Secara umum, tambahkan durasi olahraga Anda menjadi 300 menit dalam seminggu. WHO merekomendasikan olahraga kekuatan otot harus dilakukan selama 2 hari atau lebih dalam seminggu.Sementara itu, American College of Sports Medicine (ACSM) menyarankan cara olahraga yang benar untuk menurunkan berat badan adalah melakukannya selama 150 hingga 250 menit per minggu. Anda bisa membagi waktunya selama 40 menit setiap hari.

5. Jangan berolahraga setiap hari Banyak yang bilang bahwa olahraga baik dilakukan setiap hari. Lebih banyak waktu yang Anda gunakan untuk berolahraga memang akan membuahkan hasil yang lebih baik.Namun, perlu diingat juga bahwa batas durasi maksimal olahraga yang bisa dilakukan dalam satu waktu tergantung pada kondisi fisik dan kemampuan tubuh masing-masing orang.Jika Anda terus berolahraga berturut-turut, tubuh justru jadi kelelahan karena dipaksa bekerja melampaui kapasitasnya. Terlebih jika tujuan Anda berolahraga adalah untuk membentuk otot. Olahraga setiap hari tanpa rehat justru melemahkan otot.Sebaiknya beri jeda untuk memberikan waktu tubuh beristirahat. Sebagai contoh, jika rencana olahraga Anda adalah 3 kali seminggu, buat jadwal olahraga selang-seling: satu hari olahraga, satu hari istirahat.Namun jika masih ingin berolahraga di waktu istirahat, pilihlah jenis olahraga dengan intensitas yang ringan seperti jalan kaki.

6. Pantau detak jantung Setiap jenis olahraga pada dasarnya akan meningkatkan detak jantung, termasuk yang kelihatan “tenang” seperti berenang atau jalan kaki.Idealnya, cara olahraga yang baik memang meningkatkan kerja jantung. Jika Anda merasa detak jantung semakin cepat, ini adalah tanda cara Anda berolahraga sudah benar.Target detak jantung selama aktivitas intensitas sedang adalah sekitar 50-70 persen dari detak jantung maksimum. Selama aktivitas fisik yang berat, target detak jantung target sekitar 70 hingga 85 persen dari maksimumnya.Sebagai contoh, detak jantung maksimum orang dewasa yang berusia 30 tahun adalah 190. Saat menyelesaikan latihan intensitas sedang, detak jantung harus berada dalam kisaran 95 hingga 133.Namun, jangan sampai terlena dan membiarkan jantung berdetak terlalu kencang atau cepat. Hal ini justru dapat membahayakan kesehatan tubuh. Anda bisa dengan mudah memantau detak jantung selama Anda berolahraga. Jika selama olahraga Anda sulit berbicara atau membuat percakapan karena napas ngos-ngosan, Anda mungkin berolahraga terlalu keras. “Rem” intensitas olahraga Anda agar detak jantung bisa menurun.Sebaliknya, jika Anda dapat bebas mengobrol dengan seseorang bahkan tertawa terbahak, intensitas olahraga Anda mungkin kurang keras dan perlu ditingkatkan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.