Yuk Jaga Sehat dan Tetap Bugar, Ini Cara Olah Raga yang Benar
3. Pilih jenis olahraga yang sesuai kemampuan Anda bisa memanen manfaat untuk kebugaran tubuh dari berbagai jenis olahraga. Pilihan jenis olahraga Anda sangat banyak, di antaranya:
Latihan aerobik: jenis olahraga untuk meningkatkan kerja jantung dan kapasitas paru. Contoh olahraga aerobik termasuk berenang, lari santai (jogging), jalan kaki, dan bersepeda. Latihan kekuatan: olahraga untuk meningkatkan kekuatan dan massa otot. Contohnya meliputi latihan ketahanan, plyometrics, angkat beban, dan lari cepat (sprint). Kalistenik: Latihan kekuatan tubuh dasar yang dilakukan tanpa peralatan dan dengan kecepatan sedang, contohnya lunge, sit-up, push-up, dan pull-up. Latihan interval intensitas tinggi (HIIT): kombinasi dari latihan intensitas tinggi diikuti dengan latihan intensitas rendah dengan durasi waktu yang ditentukan. Boot camp: regime olahraga intensitas tinggi berbasis waktu yang menggabungkan latihan aerobik dan ketahanan. Latihan keseimbangan atau stabilitas: Jenis olahraga untuk memperkuat otot dan meningkatkan koordinasi tubuh. Contohnya termasuk pilates, pose tai chi, dan latihan penguatan inti tubuh. Latihan fleksibilitas: Olahraga untuk membantu pemulihan otot, mempertahankan rentang gerak, dan mencegah cedera. Contohnya termasuk yoga atau gerakan peregangan otot.
Kegiatan di atas dapat dilakukan sendiri-sendiri atau digabung dalam satu kali sesi berolahraga. Namun, cara olahraga yang benar adalah dengan menemukan jenis olahraga paling sesuai dengan kemampuan tubuh agar risiko cedera dapat diminimalisir.Memilih jenis olahraga yang Anda sukai juga membuat Anda senang menjalaninya sehingga tidak merasa terbebani untuk menjadikannya kebiasaan.Baiknya mulailah dengan olahraga berintensitas paling rendah dulu, seperti jalan kaki keliling komplek rumah. Setelah terbiasa dan kebugaran fisik mulai meningkat, barulah kemudian Anda dapat terus menambah frekuensi, durasi, serta intensitas olahraganya untuk menyesuaikan dengan tujuan akhir Anda.
4. Tahu harus berapa lama dan berapa sering berolahraga Olahraga baik untuk dilakukan secara teratur. Namun, Anda harus tahu jadwal yang baik agar cara olahraga Anda benar dan aman. Pasalnya, olahraga yang berlebihan justru tidak baik untuk kesehatan tubuh. Maka itu, Anda harus tahu batasan waktu serta frekuensinya.Berapa lama sebaiknya kita berolahraga? WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan jadwal olahraga yang baik untuk orang dewasa sehat adalah rutin berolahraga intensitas sedang minimal 150 menit per minggu. Jenis olahraga intensitas sedang termasuk jogging atau berenang.Jangan langsung berolahraga selama 150 menit dalam sekali waktu. Lakukan olahraga yang baik selama 30 menit setiap hari jika Anda ingin menjaga kesehatan tubuh.Jadwal olahraga ini boleh dibagi sebanyak 30 menit dalam satu hari untuk dilakukan 5 hari dalam seminggu. Jika Anda tidak sanggup langsung berolahraga lama, boleh juga mulai dilakukan selama 10 menit sebanyak 3 kali dalam satu hari atau 2 kali sehari selama 15 menit.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!