Waspada Minum Teh Berlebihan, Bisa Picu Masalah Ginjal
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 12 Juni 2025 | 01:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Secangkir teh hangat memang nikmat dikonsumsi di pagi hari. Namun, para ahli kesehatan memperingatkan agar tidak mengonsumsi teh secara berlebihan karena bisa berdampak buruk pada kesehatan ginjal.
Mengutip Times of India risiko ini muncul akibat tingginya kandungan oksalat dalam teh, terutama teh hitam. Oksalat adalah senyawa alami yang dapat mengikat kalsium dalam urin dan membentuk batu ginjal jika dikonsumsi berlebihan.
Menurut National Institute of Health (NIH) Amerika Serikat, dalam kondisi normal, tubuh mampu mengeluarkan oksalat melalui urine. Namun, jika kadarnya terlalu tinggi, proses ini menjadi tidak efektif. Penelitian menunjukkan bahwa minum 6 hingga 8 cangkir teh per hari sudah termasuk konsumsi berlebih dan dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.
Dalam sebuah studi kasus ekstrem yang diterbitkan di New England Journal of Medicine, seorang pria di AS mengalami gagal ginjal setelah rutin minum 16 cangkir es teh per hari. Total oksalat yang dikonsumsinya diperkirakan mencapai 1.500 miligram per hari, jauh melebihi batas aman yang disarankan, yaitu 40–50 mg oksalat per hari, menurut Academy of Nutrition and Dietetics.
Sebagai langkah pencegahan, mencampur teh dengan susu disarankan karena kalsium dalam susu dapat membantu mengikat oksalat sebelum mencapai ginjal. Di sisi lain, teh instan juga berpotensi berbahaya karena mengandung tambahan fosfor dan natrium yang tidak ramah bagi penderita penyakit ginjal kronis.
Meskipun demikian, konsumsi teh dalam jumlah wajar, misalnya satu cangkir per hari, umumnya masih dianggap aman. Para ahli menyarankan agar masyarakat membatasi konsumsi teh dan tetap memperhatikan asupan nutrisi lainnya untuk menjaga kesehatan ginjal. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!