Walikota Tegas, Ratusan Lapak PKL Ditertibkan, Tapi Sayang, Uang Depe Pasar Pelita Inkonsisten
VISINEWS | SUKABUMI - Dilakukannya penertiban di 7 ruas jalan yang menjamur dengan keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) dalam kurun waktu puluhan tahun silam, dinilai tegas.
Demikian dikatakan salah seorang warga Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi, menurutnya ketegasan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi saat ini patut diancungi jempol dan diapresiasi.
"Penertiban PKL yang dilakukan Walikota Sukabumi, Achamd Fahmi sejak Sabtu (12/2/22) kemarin hingga 10 hari kedepan, patut diapresiasi," katanya.
Menurut warga Cibeurem, saat ditemui Minggu (13/2/22) menyebutkan, sebelumnya Pemkot Sukabumi kerap menunda bahkan urung melakukan penertiban PKL tersebut, terlebih di Jalan Harun Kabir.
"Hari ini membuktikan bahwa, Walikota sangat tegas, tidak pandang buluh dalam menindak PKL, salut," ujar Yadi.
Meski demikian, Yadi mengungkapkan, perlu adanya solusi guna merelokasi ratusan PKL yang ditertibkan tersebut, agar bisa menyambung usahanya.
"Pada dasarnya Pemkot Sukabumi sudah memiliki tempat untuk merelokasi, yakni Pasar Pelita, namun sayang Depe nya mahal," ungkapnya.
Diketahui, besaran uang booking untuk masuk ke Pasar Pelita sebesar Rp 6,5 juta, namun baru-baru ini, banyak para PKL mengaku kecewa dengan fakta yang terjadi di manajemen Pasar Pelita.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!