Walikota Eri Cahyadi Minta Harga Bahan Pokok Stabil Hingga Idul Adha

ED
Minggu, 18 Juni 2023 | 00:30 WIB
Bagikan
Walikota Eri Cahyadi Minta Harga Bahan Pokok Stabil Hingga Idul Adha

VISI.NEWS | SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan harga bahan pokok di Kota Pahlawan harus stabil hingga Hari Raya Idul Adha. "Jadi, kami terus pantau harga dan menjaga serta menekan inflasi. Bahkan, kami juga selalu rapat inflasi setiap hari Jumat," kata Wali Kota Eri di Surabaya, Jumat (16/6).

Angka inflasi di Kota Surabaya terus turun per Mei 2023. Hal itu tidak lepas dari kerja keras Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Surabaya yang selalu rutin memantau perkembangan harga.

Bahkan, TPID bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi selalu rutin menggelar rapat evaluasi setiap minggunya. Makanya, Wali Kota Eri pun menargetkan harga bahan pokok bisa stabil hingga Hari Raya Idul Adha nanti.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2023, Kota Surabaya terjadi inflasi year on year (yoy) sebesar 5,27 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 116,29. Padahal, pada Maret 2023 yoy Surabaya masih sebesar 6,3 persen, dan April 2023 yoy Surabaya sebesar 5,64 persen dan bulan ini turun menjadi 5,27 persen.

Menurut dia, pihaknya tidak hanya melihat kenaikan harga semata, tapi juga melihat kebutuhan atau stok yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sejauh ini, kebutuhan itu masih tetap bisa terpenuhi dan harga bahan pokok dipastikan akan tetap stabil hingga Hari Raya Idul Adha nanti.

"Nah, yang kami kejar sekarang ini adalah harganya yang harus semakin turun. Ada beberapa hal seperti cabai rawit sudah turun, ada yang masih tinggi seperti daging ayam tapi sekarang sudah di bawah juga. Saya juga sampaikan itu inflasi jangan sampai di atas HET (Harga Eceran Tertinggi)," katanya.

Apabila sudah ada yang jual di atas HET, maka dia sudah meminta jajaran Pemkot Surabaya untuk melakukan langkah-langkah strategis yang solutif. Ia mencontohkan BBM untuk mengangkut barang itu disubsidi oleh pemkot dengan menggunakan biaya tak terduga. "Seperti itu boleh-boleh saja, dan itulah yang dilakukan oleh TPID ini," ucap Cak Eri panggilan akrabnya.

Selain itu, Cak Eri juga menjelaskan bahwa apabila ada inflasi di Surabaya, pihaknya bersama TPID menganalisis inflasinya itu karena apa, di bagian apanya. Baru setelah itu dilakukan langkah-langkah penyelesaiannya supaya bisa menekan inflasinya itu.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.