Walhi Jawa Barat Tetapkan "Java Collapse" sebagai Peringatan atas Kerusakan Lingkungan yang Parah
Indikator Kerusakan Lingkungan di Jawa Barat
1. Indeks Kualitas Air - Menurut Laporan Kinerja Tahun 2023 Direktorat Pengendalian Pencemaran Air, nilai kualitas air di Jawa Barat adalah 46,87 poin, turun 0,26 poin dari tahun 2022 dan berada dalam kategori kurang baik (waspada). Hal ini menunjukkan kecenderungan penurunan kualitas air yang semakin memburuk.
2. **Indeks Kualitas Udara** - Indeks Kualitas Udara mencapai 81,39 poin, berada dalam kategori sedang. Namun, kualitas udara di Cekungan Bandung dalam kategori merah (tidak aman untuk manusia) pada akhir Mei hingga awal Juni 2024, berdasarkan data AQI dan polusi udara PM2.5.
3. Indeks Tutupan Lahan (Tuplah) - Alih fungsi lahan di Jawa Barat semakin tinggi, baik di kawasan hutan maupun zona resapan air, konservasi, dan cagar alam. Banyak bencana dipicu oleh alih fungsi kawasan hulu dan lahan pertanian menjadi perumahan mewah. Hal ini menyebabkan penurunan kuantitas dan kualitas sumber air baku.
4. Indeks Kualitas Air Laut - Nilai IKAL Jawa Barat adalah 85,03 poin, dalam kategori baik. Namun, beberapa insiden seperti kebocoran minyak dan gas di Perairan Laut Karawang pada 2019 menyebabkan kerusakan ekosistem laut dan penurunan jumlah nelayan akibat ekspansi industri ekstraktif dan reklamasi.
Kerusakan lingkungan di Jawa Barat menggambarkan bahwa pemerintah belum serius mengimplementasikan komitmen internasional terkait perubahan iklim. Walhi mendesak pemerintah untuk lebih tegas dalam menerapkan kebijakan lingkungan yang berkelanjutan demi menjaga kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat.
@gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!