Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

VISI | The Wisdom of Lao Zi

ED
Selasa, 20 Januari 2026 | 10:37 WIB
Bagikan
VISI | The Wisdom of Lao Zi

Oleh Idat Mustari

MENURUT Priatno penulis buku "Spiritual Thinking" yang bergelar MBA dari University of Washington, disebutkan salah satu kriteria etika bisnis adalah ajaran tentang bagaimana kita sendiri bersedia diperlakukan baik oleh orang lain. Seraya mengutip dosennya, ia mengatakan “jika kita tidak suka diperlakukan tanpa hormat, maka jangan pernah memperlakukan orang lain dengan tidak hormat. Jika kita senang tidak dizalimi orang, maka jangan pernah berbuat zalim kepada orang lain. Jika kita senang diperlakukan secara baik, maka kita harus memperlakukan baik orang lain juga.

Di buku "The Wisdom of Lao Zi", Kong Zi atau Kong Fu Zi berkata, "ji sou bu yu, hu shi yi ren". Artinya, apa yang tidak kita inginkan orang lain memperlakukan kita, janganlah kita lakukan kepada yang lain. Kata-kata bijak itu disampaikan Kong Fu Zi, pada 500 tahun sebelum Kristus lahir ke muka bumi.

Ajaran tentang  etika pergaulan, etika bisnis, dan etika profesi jauh-jauh hari sudah diajarkan oleh nenek moyang kita di Benua Asia ini. Ada petuah  sunda "kudu hormat ka saluhureun, kudu nyaah kasahandapeun, kudu alus ka sasama". Kita harus hormat kepada yang lebih tua, sayang kepada yang lebih muda, baik kepada sesama.

Petuah ini erat kaitannya dengan etika pergaulan sehari-hari. Nenek moyang kita, sangat arif dan bijaksana, mereka mewariskan sesuatu yang paling berharga untuk generasi selanjutnya, bahkan saking ikhlasnya mereka merangkai kata-kata -- baik dalam bentuk lisan maupun tulisan -- semuanya hidup abadi di dalam jiwa setiap generasi. Dalam bahasa yang agak nyastra, pepatah mereka "Tak lekang dimakan zaman".

Namun hari ini boleh jadi kita sudah  tidak lagi memperdulikan itu semua. Konon kabarnya, ajaran etika hanya ada di sekolah, masjid, gereja, sinagog, dan vihara. Bukan berada di realitas kehidupan duniawi yang kotor dan berjubel dosa. Karena itu, orang pun menghalalkan segala cara demi meraih apa yang dicita-citakan asal dirinya senang dan sukses, meskipun harus menginjak  kepala orang.

Relasi harmonis dibangun bukan karena ketulusan melainkan karena ada  motif keuntungan pribadi yang akan diperoleh, Jika etika hanya sebatas ajaran dan tertulis di buku, kitab, daun lontar, dan bebatuan tetapi tidak pernah hidup di jiwa. Maka betul kiranya terbukti bahwa kita ini adalah homo homini lupus (manusia adalah serigala bagi sesama manusia).

Sungguh hanya di alam kehidupan mikro Serigala lah norma, etika, dan moral tidak akan pernah ada....Bahkan lebih jahatnya Serigala sering memakai bulu domba untuk memakan domba-domba yang tengah asyik makan rumput di padang gembalaan. Oleh karena itu perlakukan orang dengan baik, maka kita juga akan mendapatkan perlakuan yang baik juga, dan ini hanya ada di ruang ketulusan, bukan kepura-puraan.

Wallahu'alam. ***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.