Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

VISI | Suara Seniman di Pilkada 2024

ED
Sabtu, 12 Oktober 2024 | 10:17 WIB
Bagikan
VISI | Suara Seniman di Pilkada 2024

Namun, alangkah kerennya berembuk atau diskusi berjamaah dari berbagai latar belakang pelaku dan komunitas seni, baik seni tradisi maupun modern. Baik penyair, perupa, teater, tari, pemusik , pedalangan, reak, pencak silat, dll.

Sebab, jenis seni di daerah dan umumnya di Indonesia sangat kaya dan beragam.

Jangan ada kata gumaman lagi yang terdengar di telingaku, saat seorang pemimpin yang mempunyai kebijakan hanya modal kedekatan emosional. "Hanya seni itu - itu melulu, hanya si pelaku itu -itu saja." Yang selalu dilibatkan dalam ajang proyek, program, dan momentum kebesaran tertentu.

Oleh karena itu, jangan sampai hal itu kembali terjadi. Jika pemimpin terpilih nanti harus benar-benar serius memperhatikan berbagai komunitas dan pelaku seni. Maka, pentingnya sosok pemimpin yang netral dan gesit , bukan sekadar bulshit ! . “Mengatasnamakan ingin memperjuangkan seniman dan masyarakat dengan dalih - dalih manis untuk memperjuangkan pemajuan kebudayaan, untuk memfasilitasi berlangsungnya kegiatan kesenian, mensejahterakan seniman, dan tetek bengek lainnya." Saat berkampanye!.

Bisikan lainnya, mungkin merupakan bentuk curhatan yang sering didengar. terutama para pelaku seni yang berada di daerah yang jarang terjamah.

"Perlunya pemimpin -pemimpin yang punya rasa mencintai dan peka peduli dengan pengembangan seni budaya. "Realisasinya bukan omong kosong." Barangkali ini hanyalah pesan untuk para calon pemimpin daerah dan pemangku kebijakan terkait. Tak ada salahnya saling mengingatkan. Sebab , saling mengingatkan untuk kebaikan adalah sesuatu yang indah menuju terang benderang. Seperti halnya visi dan misi presiden terpilih 2024, "menuju Indonesia maju yang semakin gemilang terang bagai emas"!.

Pemimpin-pemimpin daerah pun yang terpilih nanti mampu menyetarakan. seperti yang dijelaskan di atas. Kalau menurut istilah orang Sunda , jangan hanya "sikukut" itu melulu. Artinya, jangan dipilah dan dipilih, itu saja yang dipertahankan dan disejahterakan. Karena akan terus berakhir rumitnya kecemburuan sosial. Dan yang paling berbahaya salah sasaran "sikukut," itu bukan pelaku seni, hanya oknum. “Kostumnya" saja yang berpenampilan seniman.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.