Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

VISI | Mandiri Ekonomi di Era Ditjen Pesantren

ED
Selasa, 23 Desember 2025 | 05:49 WIB
Bagikan
VISI | Mandiri Ekonomi di Era Ditjen Pesantren

Presiden Prabowo Subianto menyiapkan kado istimewa bagi seluruh santri di Indonesia, ditetapkan sehari sebelum Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2025, yaitu rencana pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren (Times).

Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan: Pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama merupakan langkah konkret Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat perhatian negara terhadap dunia pesantren di Indonesia, menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga keamanan, meningkatkan kualitas pendidikan, dan memperkuat kemandirian ekonomi pesantren (CNBC Indonesia).

42.000 Pesantren, 16 Juta Santri—Kekuatan yang Luar Biasa!

Saat ini ada sekitar 42.000 pesantren dengan sekitar 16 juta santri di Indonesia CNBC Indonesia. Bayangkan kalau semua pesantren ini mandiri secara ekonomi. Dampaknya untuk bangsa akan luar biasa. Dengan jumlah pesantren yang cukup besar, Presiden menghendaki agar proses pendidikan juga memberikan perhatian pada pembekalan ilmu pengetahuan berbasis teknologi dan ekonomi (JPNN).

Presiden Prabowo punya visi jelas: Presiden menilai perlunya perhatian lebih terhadap keamanan bangunan dan keselamatan santri, keamanan bangunan, mutu pendidikan pesantren, santri tidak hanya kuat dalam ilmu agama tapi juga dibekali ilmu pengetahuan, teknologi, dan ekonomi, agar santri bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akhlak (CNBC Indonesia).

Pesantren = Pusat Ekonomi Umat

Fungsi pemberdayaan masyarakat menjadikan pesantren sebagai pusat ekonomi umat, berperan nyata dalam pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan, dan penguatan kemandirian di tingkat lokal Yunandra. Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan, Muhamad Mardiono, bahkan menegaskan: Pondok pesantren bukan hanya benteng akhlak, tetapi juga kekuatan ekonomi umat (Antara News).

Dukungan Nyata: Kemenag & Kemenkop Bersinergi

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.