Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

VISI | Malaikat Pelindung (Refleksi Hari Ibu)

ED
Senin, 22 Desember 2025 | 05:17 WIB
Bagikan
VISI | Malaikat Pelindung (Refleksi Hari Ibu)

Oleh Drajat

KONON, sebelum seorang bayi lahir ke dunia, terjadi sebuah dialog sunyi antara ia dan Sang Pencipta. Dialog yang tidak tercatat dalam kitab sejarah, tidak terdengar oleh telinga manusia, namun terasa kebenarannya dalam denyut kehidupan.

“Ya Tuhanku, Engkau akan mengirimku ke bumi. Aku takut. Aku masih kecil. Siapa yang akan melindungiku di sana?”

Dengan suara penuh ketenangan, Tuhan menjawab, “Aku telah memilihkan seseorang terbaik untuk selalu mendampingimu.” Bayi itu kembali bertanya, suaranya gemetar oleh kecemasan, “Aku sudah bahagia di surga ini. Semua kebutuhanku terpenuhi. Aku takut nanti di bumi permintaanku tak terkabulkan.”

Tuhan kembali menenangkan, “Jangan takut. Aku telah memilihkan makhluk terbaik di antara yang baik.”

Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan sang bayi—tentang rasa takut, kesedihan, sakit, ketidakmampuan berbicara, ketidakberdayaan menghadapi dunia yang asing.

Dan setiap pertanyaan itu dijawab Tuhan dengan nada yang sama: damai, penuh cinta, dan keyakinan.

Hingga angin sepoi-sepoi pertanda waktu kelahiran semakin dekat. “Tuhan, aku akan meninggalkan keindahan surga. Siapakah malaikat pelindungku itu?”

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.