VISI | Malaikat Pelindung (Refleksi Hari Ibu)
Suatu hari, rumah akan terasa lebih sunyi. Tidak ada lagi suara lembut yang memanggil nama kita. Tidak ada lagi doa yang diam-diam dipanjatkan setiap malam. Dan saat malaikat itu kembali kepada Sang Pencipta, sering kali penyesalan datang terlambat.
Maka, selagi ibu masih ada, peluklah ia. Selagi ia masih mampu tersenyum, buatlah ia bahagia. Selagi doanya masih menyertai langkah kita, jangan pernah merasa sendiri. Karena Tuhan telah menitipkan malaikat terbaik-Nya di dunia, dan kita memanggilnya dengan satu kata sederhana namun penuh makna: Ibu. Selamat Hari Ibu. ***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!