IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

VISI | Krisis Nalar Umat, Disebabkan Nasab

ED
Selasa, 18 Juni 2024 | 07:44 WIB
Bagikan
VISI | Krisis Nalar Umat, Disebabkan Nasab

"Itulah Buya, pe-er para kiai di kita masih banyak, dan ini siapa lagi yang akan menyerukan pentingnya ilmu, jika bukan kita yang turun mengedukasi umat," ungkap Kang Kiai Faruq.

"Tak ada karomah hebat Buya, jika tak pernah merasakan perih dan beratnya Ibadah."

"Tak akan sampai Iman, jika yang tampak dari kita sebentuk kesombongan diri, atau menyombongkan nasab."

"Makanya banyak fenomena mengunggul-unggulkan nasab, sambil ilmunya sendiri cetek, tak ia punya !"

"Terlalu manja, dan banyak dimudahkan saat ayahnya ada."

"Hal ini banyak dijumpai di para anak kiai, mereka banyak terkecoh oleh kemasyhuran ayah, atau kakek moyangnya, mengunggulkan nasab, sambil mereka tak mempersiapkan dirinya bisa sehebat mereka para moyangnya..."

"Yang pada akhirnya, ilmu yang dimilikinya itu tak seberapa, hingga akhirnya pesantrennya sepi, dan di ditinggalkan oleh para santrinya," ungkap Kang Kiai Faruq mengakhiri perbincangan dengan penulis.

Alhamdulillah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.