VISI | Krisis Nalar Umat, Disebabkan Nasab
Yaa, jika diulas lagi, jam 9 tadi malam saat penulis bertemu Kang Ustad Ujang, Ketua PC DMI Bojongsoang, Abah Mulyadi Ketua RW di Komplek D'Amarta Residence, malah berkata, "Kang Bambang mah sudah bisa di sebut Gus !" katanya, sambil mengacungkan jempol pada penulis..."Waadduh."
"Ia Buya, " terdengar lagi suara Kang Ustad Faruq menyebut penulis.
"Yang terakhir Karomah Kiai," ujar Kang Kiai Faruq.
"Umat terlalu percaya pada keistimewaan para kiai yang di sangkanya memiliki karomah seperti wali."
"Padahal karomah adalah hal yang bukan sesuatu yang istimewa di mata Allah, jika tak membawa pada kebaikan, atau semakin kuatnya keimanan umat atau dirinya."
"Bisa jadi malah percuma ada karomah, jika yang ada, malah jadi suatu bentuk munculnya kesombongan."
"Coba bukankah hal itu sekarang sudah terjadi ?"
"Banyak kalangan dari maaf, habaib menceritakan keistimewaan wali-wali mereka, padahal itu tak malah menjadikan umat jadi taqwa pada Allah, yang ada malah umat jadi gandrung pada si wali, dan tumbuh fanatik berlebihan, yang membuatnya sulit akhirnya diingatkan."
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!