Soroti Data Desil, Hoerudin Amin: Beasiswa Jangan Dikategorikan sebagai Bansos 31 Aug 2026 Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Uni Emirat Arab 31 Aug 2026 Polri Mutasi Tiga Kapolres di Wilayah Polda Metro Jaya 31 Aug 2026 Dede Yusuf Dorong Penguatan Peranan Bawaslu hingga Tingkat Desa 31 Aug 2026 Usut Tuntas Kematian Bambang Setyawan, Abdullah: Jangan Sampai Timbul Kesan Negara Lakukan Pembiaran 31 Aug 2026 Gunung Sinabung Erupsi, Status Waspada Level II 31 Aug 2026 Golkar Yakin Gus Kikin Rangkul Semua Kelompok di PBNU 31 Aug 2026 Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan Bupati 31 Aug 2026 Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan 31 Aug 2026 Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Riau, Ini Daftarnya 31 Aug 2026 Soroti Data Desil, Hoerudin Amin: Beasiswa Jangan Dikategorikan sebagai Bansos 31 Aug 2026 Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Uni Emirat Arab 31 Aug 2026 Polri Mutasi Tiga Kapolres di Wilayah Polda Metro Jaya 31 Aug 2026 Dede Yusuf Dorong Penguatan Peranan Bawaslu hingga Tingkat Desa 31 Aug 2026 Usut Tuntas Kematian Bambang Setyawan, Abdullah: Jangan Sampai Timbul Kesan Negara Lakukan Pembiaran 31 Aug 2026 Gunung Sinabung Erupsi, Status Waspada Level II 31 Aug 2026 Golkar Yakin Gus Kikin Rangkul Semua Kelompok di PBNU 31 Aug 2026 Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan Bupati 31 Aug 2026 Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Kekuasaan 31 Aug 2026 Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Polda Riau, Ini Daftarnya 31 Aug 2026

VISI | Kiai

ED
Jumat, 1 Desember 2023 | 12:40 WIB
Bagikan
VISI | Kiai

Dalam bukunya "Manajemen Pesantren", KH. Abdullah Gymnastiar, menilai bahwa kiai juga sering menjadi pemimpin masyarakat setempat, memberikan pandangan dan arahan dalam hal-hal keagamaan dan kemasyarakatan.

Maka, kalau saat dalam kebimbangan masa depan kiprahnya di dunia politik, menjelang Pilkada Tahun 2019 lalu, H.M. Dadang Supriatna melangkahkan kaki datang ke Alm. KH Asep Jamaludin, di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung, langkahnya itu seperti ada dalam bimbingan Allah SWT.

"Kang DS, apa cita-citanya kalau jadi bupati?, " ungkap Bupati Dadang Supriana mengenang pertemuannya dengan Ketua PCNU itu saat tahlilan hari ke-3 di rumah Alm. Kiai Asep Jamaludin.

“Saya bercita-cita ingin menghormati ulama, dan Alhamdulillah, saya akhirnya mendapat support dari beliau, hingga jadi bupati," ungkap pria yang akrab disapa Kang DS ini.

Sebetulnya bukan hanya Kang DS yang menjadikan Kiai sebagai rujukan kalau sedang menghadapi masalah berat. Di Kabupaten Bandung ada beberapa Kiai yang sering didatangi para politisi lokal maupun nasional sebenarnya, tapi mereka tidak mau di publish. Kecenderungan ini menunjukkan bahwa Kiai dijadikan sandaran untuk menapaki tantangan hidup ke depan, atau saat mereka sedang mendapat masalah. Kata Ustad Akbar, sahabat saya, "Sok lihat keberkahan orang yang dekat dengan Kiai dan yang tidak. Pasti akan terlihat berbeda".

Tantangan Modernisasi

Dalam literatur "Pesantren dan Tantangan Modernitas" karya Dr. M. Quraish Shihab, dijelaskan bagaimana kiai berhadapan dengan tantangan modernisasi, mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan kebutuhan masyarakat modern.

Kiai kekinian - seperti juga Kiai jaman dulu - jangan pernah berhenti belajar dengan budaya dan peradaban baru supaya Kiai tetap muda dalam wawasan keilmuan. Bisa berinteraksi dan "nyambung" dengan generasi kolonial hingga milenial. Mereka tetap menjadi rujukan kembali ke jalan yang benar, kalau "tersesat" dalam budaya modern.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.