VISI | Kiai
Dalam bukunya "Manajemen Pesantren", KH. Abdullah Gymnastiar, menilai bahwa kiai juga sering menjadi pemimpin masyarakat setempat, memberikan pandangan dan arahan dalam hal-hal keagamaan dan kemasyarakatan.
Maka, kalau saat dalam kebimbangan masa depan kiprahnya di dunia politik, menjelang Pilkada Tahun 2019 lalu, H.M. Dadang Supriatna melangkahkan kaki datang ke Alm. KH Asep Jamaludin, di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung, langkahnya itu seperti ada dalam bimbingan Allah SWT.
"Kang DS, apa cita-citanya kalau jadi bupati?, " ungkap Bupati Dadang Supriana mengenang pertemuannya dengan Ketua PCNU itu saat tahlilan hari ke-3 di rumah Alm. Kiai Asep Jamaludin.
“Saya bercita-cita ingin menghormati ulama, dan Alhamdulillah, saya akhirnya mendapat support dari beliau, hingga jadi bupati," ungkap pria yang akrab disapa Kang DS ini.
Sebetulnya bukan hanya Kang DS yang menjadikan Kiai sebagai rujukan kalau sedang menghadapi masalah berat. Di Kabupaten Bandung ada beberapa Kiai yang sering didatangi para politisi lokal maupun nasional sebenarnya, tapi mereka tidak mau di publish. Kecenderungan ini menunjukkan bahwa Kiai dijadikan sandaran untuk menapaki tantangan hidup ke depan, atau saat mereka sedang mendapat masalah. Kata Ustad Akbar, sahabat saya, "Sok lihat keberkahan orang yang dekat dengan Kiai dan yang tidak. Pasti akan terlihat berbeda".
Tantangan Modernisasi
Dalam literatur "Pesantren dan Tantangan Modernitas" karya Dr. M. Quraish Shihab, dijelaskan bagaimana kiai berhadapan dengan tantangan modernisasi, mengintegrasikan nilai-nilai tradisional dengan kebutuhan masyarakat modern.
Kiai kekinian - seperti juga Kiai jaman dulu - jangan pernah berhenti belajar dengan budaya dan peradaban baru supaya Kiai tetap muda dalam wawasan keilmuan. Bisa berinteraksi dan "nyambung" dengan generasi kolonial hingga milenial. Mereka tetap menjadi rujukan kembali ke jalan yang benar, kalau "tersesat" dalam budaya modern.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!