VISI | Ketika Pendidikan Kehilangan Teladan, Guru Tetap Menyalakan Cahaya

Desi Rossilawati
Jumat, 5 Juni 2026 | 15:46 WIB
Bagikan
VISI | Ketika Pendidikan Kehilangan Teladan, Guru Tetap Menyalakan Cahaya

Perubahan sering kali lahir dari ruang kelas sederhana. Dari sebuah nasihat yang tulus. Dari sebuah keteladanan kecil yang dilakukan berulang-ulang. Dari keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi menjadi manusia yang lebih baik.

Karena itu, ketika negeri ini terasa kehilangan adab, guru tidak boleh menyerah. Ketika kebisingan semakin mengalahkan kebijaksanaan, guru harus tetap menjadi suara nurani.

Ketika keteladanan terasa langka, guru harus tetap menjadi contoh. Ketika banyak orang sibuk mengejar kekuasaan, guru harus tetap sibuk membangun manusia. Sebab sejarah menunjukkan bahwa bangsa tidak hanya dibangun oleh para penguasa. Bangsa juga dibangun oleh para pendidik yang setia menanam nilai-nilai kehidupan.

Masih adakah adab di negeri ini? Jawabannya mungkin belum sepenuhnya hilang. Ia masih hidup dalam doa para orang tua. Ia masih tumbuh dalam hati anak-anak yang jujur. Ia masih menyala dalam ketulusan para guru yang setiap hari mendidik tanpa lelah. Dan selama masih ada orang-orang yang menjaga adab, menjaga kejujuran, serta menjaga nurani, maka harapan itu tetap ada. Karena pada akhirnya, sebuah bangsa tidak diukur dari seberapa tinggi gedung yang dibangunnya. Tetapi dari seberapa tinggi adab yang dijunjung oleh pemimpin dan rakyatnya. Semoga kita semua masih memiliki keberanian untuk menjaga adab itu. Sebelum semuanya benar-benar terlambat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.