VISI | Kereta 'Whoosh'

ED
Minggu, 24 September 2023 | 06:50 WIB
Bagikan
VISI | Kereta 'Whoosh'

Oleh Aep S Abdullah

GENERASI Baby Boomers yang lahir pada rentang waktu 1946-1064 diajarkan orang tua dan guru nyanyian, "Naik kereta api, tut, tut tut... ". Namun, di jamannya generasi milenial terutama generasi alpha yang lahir setelah tahun 2010, bunyi nyanyian itu bisa jadi berubah, "Naik kereta cepat Whoosh...!".

Ya, pekan ini pemerintah mengumumkan penggantian nama kereta cepat menjadi Kereta Whoosh. Nama itu seperti diungkap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Ketua Tim Panel Sayembara Triawan Munaf, dan Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi dibuatkan oleh tim panel dan logonya disayembarakan sampai pekan ini muncul tiga jenis logo.

Dalam konferensi pers virtual yang mereka lakukan pada Kamis, 21 September 2023, Triawan Munaf mengatakan sayembara tersebut dilakukan sejak Juli 2023 lalu dan setelah melalui proses seleksi, muncul tiga finalis dengan desain yang membawa nama Whoosh.

Whoosh sendiri merupakan akronim dari 'Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal'. Nama tersebut diberikan ke perkumpulan perusahaan desain grafis, untuk dibuatkan logo dan identitas dan muncullah tiga jenis logo Kereta Whoosh.

Terlepas pro dan kontra atas kehadiran dan pemberian nama untuk Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) atau Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) itu, bagi warga Indonesia, Kereta Whoosh bisa menambah perbendaharaan kata. Lidah orang Indonesia nantinya bisa menyebut Kereta Whoss atau lidah orang Sunda bisa menjadi Kereta Wuss.

Bagaimana pun ke depan orang akan membutuhkan pergerakan yang lebih cepat. Maka, moda transportasi nanti bukan hanya kereta kilat, tapi akan berkembang pula sarana transportasi udara dari rumah ke rumah baik yang berawak maupun tak berawak yang menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Artinya, kalau sampai masuk ke era ini, Kereta Whoosh bukan lagi satu-satunya moda transportasi tercepat, karena setelah masuk Transit Oriented Development (TOD), harus menggunakan lagi transportasi umum atau pribadi untuk sampai ke tempat tujuan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.