VISI | KDM, Besan dan Insiden
Padahal masih banyak persoalan yang menuntut perhatian serius di Jawa Barat. Misalnya, krisis sekolah swasta yang kekurangan siswa akibat kebijakan pembatasan siswa di sekolah negeri. Data dari Asosiasi Sekolah Swasta Jawa Barat menyebutkan ada penurunan hingga 20% siswa baru di sekolah swasta pasca kebijakan itu.
Di sektor pendidikan pula, banyak sekolah swasta yang terpaksa melepas ijazah siswa secara cuma-cuma karena tekanan publik dan tuntutan moral. Namun, mereka akhirnya kesulitan menggaji para guru honorer. Ini adalah ironi besar dari kebijakan pendidikan yang belum tuntas.
Dari sektor pariwisata, larangan study tour oleh sekolah menyebabkan penurunan omset industri wisata edukatif. Berdasarkan data BPS Jawa Barat, sektor wisata pendidikan menyumbang lebih dari 15% omset wisata domestik tahunan sebelum pandemi. Setelah larangan study tour, angka itu turun drastis dan belum pulih hingga sekarang.
Begitu juga sektor ketenagakerjaan. Angka pengangguran terbuka di Jawa Barat menurut data BPS per Februari 2025 masih di atas rata-rata nasional, yakni 7,91% dibandingkan rata-rata nasional 5,45%. Membeludaknya pencari kerja di Cianjur menunjukkan bahwa kehidupan rakyat jauh dari gemerlapnya pesta. Ironisnya, pejabat publik justru lebih sibuk menampilkan euforia ketokohan dibanding mengatasi akar masalah sosial dan ekonomi yang mendesak. Hal ini menunjukkan belum optimalnya program penyerapan tenaga kerja, terutama di sektor industri dan jasa.
Sebagai pemimpin, KDM tetap memiliki basis loyalitas yang kuat. Namun insiden ini menjadi titik penting untuk melakukan refleksi total terhadap gaya kepemimpinan yang cenderung sentralistik. "The show must go on," kata orang, tetapi pertunjukan sebaiknya tak melulu jadi sandiwara seorang tokoh.
Saatnya KDM membuka ruang partisipasi, membentuk tim-tim kerja yang solid, dan berhenti tampil sebagai satu-satunya wajah solusi untuk semua masalah. Karena sepuluh kepala yang saling melengkapi akan jauh lebih efektif daripada satu kepala yang terlalu percaya diri.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!