VISI | Indahnya Kepemimpinan
Pada akhirnya, jabatan hanyalah titipan. Hari ini di tangan kita. Esok berpindah kepada orang lain. Yang akan tetap tinggal hanyalah jejak pengabdian. Karena itu, keindahan kepemimpinan tidak diukur dari lamanya seseorang berkuasa. Bukan pula dari banyaknya pengawal, luasnya kewenangan, atau megahnya panggung yang dimiliki. Keindahan kepemimpinan lahir ketika seorang pemimpin mampu berkata, "Saya tidak akan menikmati kenyamanan sendirian ketika rakyat yang saya pimpin masih berjuang."
Dan ketika kalimat itu tidak berhenti sebagai pidato, melainkan menjadi laku hidup sehari-hari, saat itulah kepemimpinan berubah menjadi cahaya. Cahaya yang tidak hanya menerangi zamannya. Tetapi juga menjadi warisan bagi generasi yang akan datang.*
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!