Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Truk Masuk Jurang Cisarakan Sukabumi, Sopir Tewas 26 Aug 2026 Kabut Asap Karhutla Jambi Makin Pekat, Ganggu Kesehatan dan Sekolah 26 Aug 2026 SMA Taruna Nusantara Buka Rekrutmen P3 2026, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

VISI | Guru di Simpang Jalan

ED
Senin, 20 Oktober 2025 | 05:48 WIB
Bagikan
VISI | Guru di Simpang Jalan

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen sebenarnya sudah menegaskan hak guru untuk mendapatkan perlindungan hukum dalam melaksanakan tugas profesional. Namun implementasi di lapangan masih lemah. Ketika guru berhadapan dengan tekanan publik, media sosial, atau pejabat daerah yang takut pada citra politik, hukum sering kali absen atau malah berbalik arah.

Kita tidak sedang berbicara tentang pembenaran kekerasan. Kita berbicara tentang keadilan dan keseimbangan. Guru tidak boleh sewenang-wenang, tetapi juga tidak boleh dibiarkan menjadi korban. Pendidikan harus memuliakan semua pihak yang berjuang di dalamnya, terutama mereka yang berdiri di garis depan: para guru.

Di simpang jalan ini, kita harus menentukan arah. Apakah kita ingin pendidikan yang hanya mengejar nilai rapor dan kepuasan publik, atau pendidikan yang menumbuhkan budi pekerti dan karakter sejati?

Jika kita memilih yang kedua, maka kita harus mengembalikan marwah guru. Sebab tanpa marwah itu, guru hanyalah pengajar, bukan pendidik. Padahal bangsa besar dibangun bukan hanya oleh orang pintar, tetapi oleh manusia beradab.

Seperti kata Albert Einstein, “Pendidikan adalah apa yang tersisa setelah seseorang melupakan apa yang ia pelajari di sekolah.” Yang tersisa itulah nilai, adab, dan keteladanan guru. Dan di situlah sesungguhnya ruh pendidikan berpijak.**

  • Penulis, Doktor Ilmu Pendidikan, Wasekjen Komnasdik, Hipnoterapis, serta Guru SMP N 1 Cangkuang, Kab. Bandung

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.