VISI | Dukungan Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Ekonomi Pesantren

ED
Jumat, 28 November 2025 | 05:01 WIB
Bagikan
VISI | Dukungan Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Ekonomi Pesantren

Inisiatif ini menjadikan Pesantren Minhajul Muna sebagai contoh nyata pesantren mandiri, yang tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melalui sinergi dan semangat kemandirian, pesantren ini mampu mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi berkelanjutan.

Masa Depan Ekonomi Pesantren

Dengan lebih dari 42 ribu pesantren dan 11 juta santri, potensi ekonomi pesantren Indonesia sangat besar. Jika setiap pesantren memiliki unit usaha yang menghasilkan Rp 100 juta per tahun saja, total ekonomi pesantren bisa mencapai Rp 4,2 triliun per tahun. Angka yang fantastis!

Sinergi antara pesantren, pemerintah, Bank Indonesia, BUMN, dan dunia usaha menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pesantren tidak lagi dipandang sebagai lembaga pendidikan yang hanya menerima sumbangan, tetapi sebagai pelaku ekonomi produktif yang berkontribusi pada pembangunan nasional. Prof. Abdul Haris menyampaikan, "Dari Lamongan, kita ingin mengirim pesan bahwa kemandirian ekonomi masyarakat bisa tumbuh dari akar, dari desa, dari pesantren. Inilah makna sejati pemberdayaan".

Pesantren sebagai Pilar Ekonomi Kerakyatan

Dukungan pemerintah dan dunia usaha terhadap ekonomi pesantren bukan sekadar program jangka pendek, tetapi investasi jangka panjang untuk membangun ekonomi kerakyatan yang kuat dari akar rumput. Pesantren yang mandiri secara ekonomi akan lebih berdaya dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan model kemitraan yang tepat, pendampingan yang berkelanjutan, dan akses pembiayaan yang memadai, pesantren bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang mengubah wajah perekonomian Indonesia. Dari porang di Ngrayun, bakery di Lirboyo, hingga koperasi di Sidogiri, semuanya membuktikan bahwa pesantren memiliki DNA entrepreneurship yang kuat.

Saatnya kita melihat pesantren tidak hanya sebagai tempat belajar agama, tetapi juga sebagai pusat inovasi ekonomi yang membawa berkah bagi masyarakat luas.***

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.