VISI | Dukungan Pemerintah dan Dunia Usaha untuk Ekonomi Pesantren
Sekretaris Jenderal OPOP Jawa Timur, Gus Ghofirin, menyampaikan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, perbankan, pelaku usaha, hingga Pemerintah. Tahun 2025 menjadi pelaksanaan OPOP Expo yang ketujuh kalinya. Keberlangsungan program ini membuktikan bahwa pesantren mampu mandiri dan berdaya saing.
Program Konkret di Daerah: Lamongan Jadi Contoh
Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI menyelenggarakan pilot project "Optimalisasi Peran Pondok Pesantren dan Lembaga Ekonomi Desa di Perdesaan Jawa Timur" yang dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Desa, Prof. Abdul Haris, di Pondok Pesantren Matholi'ul Anwar, Karanggeneng, Kabupaten Lamongan pada 14 November 2025.
Kegiatan ini diisi dengan sesi workshop yang menghadirkan berbagai pihak lintas sektor, antara lain Pondok Pesantren Sunan Drajat, Ponpes Sidogiri, Kementerian Agama, Kementerian Koperasi dan UKM, BRIN, Rumah Zakat, BRI, serta Dinas PMD Lamongan, yang memaparkan praktik baik, inovasi, serta model kolaborasi pemberdayaan masyarakat melalui unit usaha pesantren dan koperasi desa.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan bahwa pesantren tidak hanya menjadi pusat syiar islam tetapi juga berperan sebagai lokomotif pembangunan SDM, pemberdayaan sosial ekonomi umat serta benteng ketahanan moral bangsa. Di Lamongan sudah ada sebanyak 96 Koperasi Merah Putih yang aktif di 21 Kecamatan dengan kegiatan usaha meliputi perdagangan bahan pokok, penyediaan sarana produksi pertanian, pangkalan elpiji, perlengkapan olahraga, hingga suplai bahan pangan.
Paket Ekonomi 2025: Komitmen Besar Pemerintah
Pemerintah merumuskan Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja yang terdiri dari 8 program akselerasi di 2025, 4 program yang dilanjutkan di 2026, dan 5 program andalan untuk penyerapan tenaga kerja. Meskipun tidak khusus untuk pesantren, program ini menciptakan ekosistem ekonomi yang kondusif bagi UMKM, termasuk unit usaha pesantren.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!