Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

VISI | Bertanya

ED
Jumat, 10 Oktober 2025 | 06:08 WIB
Bagikan
VISI | Bertanya

Budaya diam seperti ini sangat berbahaya. Ia membunuh rasa ingin tahu, mematikan kreativitas, dan melahirkan generasi yang pasif. Padahal bertanya adalah inti dari belajar.

Dalam Islam, Nabi Ibrahim bertanya kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, perlihatkan kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang mati.” (QS. Al-Baqarah: 260). Nabi pun tidak dimarahi. Justru dijawab dengan penjelasan yang menambah keyakinan. Artinya, bertanya bukan tanda lemah, tapi justru tanda ingin tahu dan beriman.

Namun, apa yang terjadi di dunia pendidikan kita? Guru sering kali merasa bertanya kepada pimpinan bisa berujung pada teguran. Mahasiswa takut bertanya karena khawatir disindir. Wartawan pun bisa kehilangan kartu persnya hanya karena bertanya kepada pejabat publik. Baru-baru ini, kasus itu terjadi saat seorang jurnalis menanyakan detail program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pemimpin negeri ini. Ia langsung “disanksi”, sebelum akhirnya sang pejabat meminta maaf setelah peristiwa itu viral.

Fenomena ini menunjukkan bahwa budaya bertanya bukan hanya persoalan ruang kelas, tapi juga budaya bangsa. Kita belum benar-benar menempatkan pertanyaan sebagai bagian dari kemajuan berpikir. Padahal, sejarah mencatat, semua penemuan besar lahir dari pertanyaan sederhana: “Mengapa?” “Bagaimana?” “Jika begitu, apa akibatnya?”

Kita mungkin tidak kekurangan fasilitas belajar, tetapi kita kekurangan keberanian intelektual. Keberanian untuk mempertanyakan hal yang sudah dianggap benar, keberanian untuk menyoal kebijakan yang tidak logis, dan keberanian untuk berpikir di luar kebiasaan.

Sebagai guru, penulis percaya tugas utama kita bukan hanya memberi jawaban, tetapi membiasakan peserta didik untuk bertanya. Di kelas, penulis tidak marah jika ada murid yang bertanya berkali-kali, meski pertanyaannya sederhana. Penulis justru khawatir jika kelas terlalu sunyi—karena sunyi adalah tanda hilangnya rasa ingin tahu.

Mari kita ciptakan ruang-ruang aman untuk bertanya. Di sekolah, di kampus, di ruang rapat, bahkan di ruang publik. Karena bangsa yang maju adalah bangsa yang berani bertanya dan berani mencari jawaban.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.